5 Fakta yang Membedakan Natrium dan Garam yang Wajib Kamu Ketahui agar Tidak Salah Paham!

0
salahpahaman
Ilustrasi Sendok merah berisi garam di atas.Foto : Istock

NARASITODAY.COM,JAKARTA – Banyak orang menganggap natrium dan garam adalah hal yang sama. Padahal, keduanya memiliki pengertian yang berbeda meskipun saling berkaitan erat dalam kehidupan sehari-hari. Kesalahpahaman ini sering muncul saat membaca label nutrisi pada kemasan makanan atau ketika membahas pola makan sehat.

Memahami perbedaan natrium dan garam penting untuk membantu mengontrol asupan harian dan menjaga kesehatan tubuh. Berikut lima fakta yang membedakan natrium dan garam yang wajib diketahui.

1. Natrium dan Garam Bukan Zat yang Sama

Natrium merupakan mineral atau unsur kimia yang dibutuhkan tubuh untuk membantu mengatur keseimbangan cairan, fungsi saraf, dan kerja otot. Sementara itu, garam adalah senyawa yang tersusun dari natrium dan klorida.

Baca Juga :  Lagi Ramai, Olahraga Senam Pound Fit Banyak Diminati Kaum Hawa

Dengan kata lain, natrium adalah salah satu komponen utama yang terdapat di dalam garam, tetapi natrium bukanlah garam itu sendiri.

2. Garam Mengandung Natrium, tetapi Tidak Sepenuhnya Natrium

Banyak orang mengira satu sendok garam sama dengan satu sendok natrium. Faktanya, natrium hanya menjadi sebagian dari kandungan garam.

Dalam garam dapur, sekitar 40 persen kandungannya adalah natrium, sedangkan sisanya sebagian besar terdiri dari klorida. Karena itu, jumlah natrium yang tercantum pada label makanan biasanya lebih kecil dibandingkan berat total garam yang digunakan.

3. Natrium Terdapat pada Banyak Makanan Olahan

Tidak semua natrium berasal dari garam yang ditambahkan saat memasak. Berbagai makanan olahan seperti mi instan, keripik, makanan kaleng, daging olahan, hingga saus kemasan juga mengandung natrium dalam jumlah yang cukup tinggi.

Baca Juga :  Efek Gas Air Mata? Ini 5 Cara Mudah untuk Menguranginya

Inilah alasan mengapa seseorang bisa mengonsumsi natrium berlebih meskipun merasa tidak terlalu banyak menggunakan garam saat makan.

4. Tubuh Membutuhkan Natrium dalam Jumlah Tertentu

Natrium sering dianggap buruk bagi kesehatan, padahal tubuh tetap membutuhkannya untuk menjalankan berbagai fungsi penting. Mineral ini berperan dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh, membantu transmisi sinyal saraf, serta mendukung kontraksi otot.

Masalah kesehatan biasanya muncul ketika asupan natrium dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka panjang.

5. Konsumsi Berlebihan Dapat Meningkatkan Risiko Penyakit

Asupan natrium yang terlalu tinggi dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan gangguan kesehatan lainnya. Oleh karena itu, para ahli kesehatan menyarankan untuk membatasi konsumsi makanan tinggi natrium dan tidak berlebihan dalam penggunaan garam.

Baca Juga :  Sering-sering Makan 5 Buah Ini agar Tubuh Terlindungi dari Kanker

Membaca label nutrisi pada kemasan makanan juga menjadi langkah penting untuk mengetahui jumlah natrium yang masuk ke dalam tubuh setiap hari.

Meskipun sering dianggap sama, natrium dan garam memiliki perbedaan mendasar. Natrium adalah mineral yang menjadi salah satu komponen utama penyusun garam, sedangkan garam merupakan senyawa yang mengandung natrium dan klorida.

Dengan memahami perbedaan tersebut, masyarakat dapat lebih bijak dalam mengatur pola makan, membaca informasi nutrisi, serta menjaga kesehatan tubuh melalui konsumsi natrium yang sesuai dengan kebutuhan harian.***

Editor : Alysa

Sumber : idntimes.com