NARASITODAY.COM, JAKARTA – Baking soda atau natrium bikarbonat (NaHCO₃) selama ini dikenal sebagai bahan dapur yang berfungsi sebagai pengembang adonan. Namun, siapa sangka, bahan sederhana ini ternyata juga menyimpan berbagai manfaat kesehatan yang menarik perhatian dunia medis dan farmasi. Dengan kemampuan menyeimbangkan pH tubuh, baking soda kerap digunakan dalam berbagai pengobatan ringan hingga terapi pendukung.
Manfaat Baking Soda untuk Kesehatan
1. Mengatasi Mulas dan Refluks Asam
Salah satu manfaat paling populer dari baking soda adalah kemampuannya meredakan mulas atau refluks asam. Dengan sifat basa, baking soda bekerja menetralkan asam lambung berlebih yang menyebabkan sensasi panas di dada. Namun, karena kandungan natriumnya cukup tinggi, penggunaannya perlu dibatasi—terutama bagi penderita tekanan darah tinggi atau yang harus mengurangi konsumsi garam.
2. Membantu Penyembuhan Sariawan
Berkumur dengan larutan baking soda dapat membantu mempercepat penyembuhan sariawan. Sifat antibakterinya membantu menjaga kebersihan mulut serta meredakan peradangan ringan di area luka.
3. Meningkatkan Performa Fisik
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi baking soda dalam dosis kecil sebelum olahraga intens dapat membantu menetralkan asam laktat pada otot, sehingga meningkatkan daya tahan tubuh. Meski begitu, penggunaannya tetap harus hati-hati dan disesuaikan dengan kebutuhan individu.
4. Meredakan Iritasi Kulit dan Sengatan Matahari
Baking soda juga dapat digunakan untuk perawatan luar. Campuran baking soda dan air hangat bisa membantu meredakan rasa gatal akibat gigitan serangga atau sengatan matahari. Untuk hasil maksimal, kamu dapat menambahkan bahan alami lain seperti oatmeal atau tepung maizena saat mandi.
5. Potensi Mendukung Terapi Kanker
Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa baking soda mungkin membantu meningkatkan efektivitas obat kemoterapi dengan menurunkan kadar keasaman di sekitar sel tumor. Namun, temuan ini masih perlu diteliti lebih lanjut dan belum dapat dijadikan terapi utama.
Baking Powder vs Baking Soda, Mana yang Lebih Aman?
Meski sering dianggap sama, keduanya memiliki perbedaan penting. Baking soda adalah natrium bikarbonat murni, sementara baking powder merupakan campuran natrium bikarbonat dengan asam tartarat dan bahan tambahan lain. Untuk keperluan kesehatan, baking soda dinilai lebih aman karena tidak mengandung bahan tambahan yang dapat memengaruhi metabolisme tubuh.
Aman, Tapi Tetap Perlu Batasan
Baking soda telah disetujui oleh FDA (Food and Drug Administration) sebagai bahan yang aman digunakan (GRAS – Generally Recognized as Safe). Di Indonesia sendiri, penggunaannya juga diizinkan untuk bahan pangan dan pengobatan ringan, selama sesuai dosis dan anjuran.
Harga baking soda di pasaran pun relatif terjangkau, berkisar antara Rp15.000 hingga Rp30.000 per 250 gram, tergantung merek dan tempat pembelian.
Namun, penting diingat bahwa konsumsi baking soda setiap hari tanpa pengawasan medis tidak disarankan. Penggunaan berlebihan dapat memicu gangguan pencernaan seperti mual, kembung, hingga muntah, serta meningkatkan kadar natrium dalam tubuh.
Meski sederhana, baking soda membuktikan bahwa bahan sehari-hari di dapur bisa memiliki manfaat luar biasa — asalkan digunakan dengan bijak dan sesuai takaran. (MG3)
Editor : Mutiara
Sumber : biofarma














