NARASITODAY.COM,JAKARTA – Rasa pegal setelah berolahraga merupakan hal yang umum dialami, terutama bagi seseorang yang baru memulai latihan atau meningkatkan intensitas olahraga. Namun, bagaimana jika rasa pegal tidak kunjung hilang hingga lima hari setelah berlatih?
Kondisi ini sering menimbulkan kekhawatiran. Meski dalam banyak kasus masih tergolong normal, pegal yang berlangsung terlalu lama juga dapat menjadi tanda bahwa tubuh membutuhkan waktu pemulihan lebih lama atau bahkan mengalami cedera. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebabnya agar penanganan yang dilakukan tepat.
Berikut beberapa penyebab badan masih terasa pegal setelah lima hari latihan beserta solusi yang dapat dilakukan.
1. Otot Mengalami Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS)
Salah satu penyebab paling umum adalah Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS), yaitu nyeri otot yang muncul 12 hingga 24 jam setelah berolahraga dan biasanya mencapai puncaknya dalam waktu 24 hingga 72 jam.
Pada latihan yang sangat berat atau melibatkan gerakan baru, proses pemulihan bisa berlangsung lebih lama sehingga rasa pegal masih terasa hingga beberapa hari. DOMS terjadi akibat adanya kerusakan mikroskopis pada serat otot yang kemudian diperbaiki oleh tubuh.
2. Intensitas Latihan Terlalu Tinggi
Memaksakan tubuh berlatih dengan beban atau durasi yang jauh lebih berat dari biasanya dapat membuat proses pemulihan menjadi lebih lama. Otot membutuhkan waktu untuk beradaptasi terhadap tekanan baru.
Jika tubuh belum terbiasa dengan jenis latihan tertentu, rasa pegal yang berkepanjangan lebih mungkin terjadi.
3. Kurang Waktu Istirahat
Pemulihan otot tidak hanya terjadi saat berhenti berolahraga, tetapi juga ketika tubuh mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Kurang tidur atau tetap berlatih tanpa jeda dapat memperlambat proses regenerasi otot.
Tidur berkualitas selama 7 hingga 9 jam setiap malam berperan penting dalam membantu pemulihan jaringan tubuh.
4. Asupan Nutrisi dan Cairan Belum Optimal
Tubuh membutuhkan protein untuk memperbaiki jaringan otot, karbohidrat untuk mengisi kembali cadangan energi, serta cairan untuk menjaga fungsi metabolisme.
Apabila kebutuhan nutrisi dan hidrasi tidak terpenuhi, proses pemulihan dapat berlangsung lebih lambat sehingga rasa pegal bertahan lebih lama.
5. Kemungkinan Terjadi Cedera
Jika rasa pegal disertai nyeri yang tajam, pembengkakan, memar, sulit menggerakkan anggota tubuh, atau justru semakin parah dari hari ke hari, kondisi tersebut dapat mengarah pada cedera otot, tendon, atau ligamen.
Dalam situasi seperti ini, sebaiknya segera menghentikan latihan dan berkonsultasi dengan tenaga medis agar mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Cara Mengatasi Pegal yang Tak Kunjung Hilang
Beberapa langkah berikut dapat membantu mempercepat pemulihan otot setelah latihan:
- Berikan waktu istirahat yang cukup sebelum kembali melakukan latihan berat.
- Lakukan aktivitas ringan seperti berjalan santai atau peregangan untuk membantu melancarkan aliran darah.
- Penuhi kebutuhan cairan agar tubuh tetap terhidrasi.
- Konsumsi makanan bergizi yang mengandung protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral.
- Gunakan kompres hangat atau lakukan pijatan ringan jika membantu mengurangi rasa tidak nyaman.
Kapan Harus Memeriksakan Diri?
Rasa pegal setelah olahraga umumnya akan berangsur membaik dalam beberapa hari. Namun, apabila nyeri berlangsung lebih dari satu minggu, semakin berat, mengganggu aktivitas sehari-hari, atau disertai pembengkakan dan kelemahan otot yang signifikan, pemeriksaan oleh dokter atau fisioterapis sangat dianjurkan.
Menjalani olahraga secara bertahap, memperhatikan teknik latihan, memenuhi kebutuhan nutrisi, serta memberikan waktu pemulihan yang cukup merupakan langkah penting untuk menjaga kebugaran sekaligus mengurangi risiko cedera. Dengan demikian, tubuh dapat beradaptasi secara optimal terhadap latihan dan tetap siap untuk beraktivitas kembali.***
Editor : Alysa
Sumber : idntimes.com














