Jalur Serigala Dibuka, Cara Baru Menjelajahi Eropa dengan Berjalan Kaki

0
Jalur Serigala
Ilustrasi pegunungan eropa.Foto : Istock

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Jalur pendakian jarak jauh yang dikenal sebagai Wolf Trail atau Jalur Serigala resmi dibuka untuk para petualang. Membentang sepanjang 3.494 kilometer, rute ini menghubungkan Pantai Baltik di Polandia hingga kawasan Laut Adriatik di Trieste, Italia, dengan melintasi enam negara Eropa.

Jalur Serigala menawarkan pengalaman menjelajahi Eropa dengan berjalan kaki, melewati beragam lanskap mulai dari kawasan pesisir, kota-kota bersejarah, hingga jalur pegunungan Alpen. Namun, perjalanan tersebut membutuhkan waktu dan persiapan besar karena seluruh rute diperkirakan memakan waktu sekitar enam bulan untuk diselesaikan.

Mengutip Euro News, Rabu (22/7/2026), Jalur Serigala terbagi dalam tujuh etape berkelanjutan dengan total peningkatan ketinggian mencapai lebih dari 78.400 meter. Jumlah tersebut setara dengan pendakian ke puncak Gunung Everest sekitar sembilan kali.

Baca Juga :  Samsul Hidayat: Kami Mohon Maaf, Tak Ada Hibah untuk Pesantren Tahun 2025 di Jawa Barat

Dengan medan yang panjang dan memiliki banyak jalur pegunungan, pendaki harus memilih waktu keberangkatan secara cermat. Perencanaan perjalanan menjadi penting untuk menghindari kondisi cuaca ekstrem, termasuk risiko badai salju di sejumlah wilayah tinggi.

Perjalanan dimulai dari kawasan Pantai Baltik Polandia, tepatnya di Świnoujście. Dari titik awal tersebut, pendaki akan menempuh rute sepanjang sekitar 1.930 kilometer menuju wilayah Austria. Dalam perjalanan itu, mereka akan melewati sejumlah kota bersejarah, termasuk Rostock, sebelum melanjutkan perjalanan melalui jalur berbatu menuju kawasan Alpen.

Baca Juga :  Final Liga Champions Musim Ini Penuhi Antusiasme, PSG dan Arsenal Siap Duel Sengit di Budapest

Setelah memasuki Austria, pendaki akan menghadapi bagian jalur pegunungan dengan melewati Pegunungan Alpen Allgäu menuju Innsbruck. Rute sepanjang sekitar 392 kilometer ini menjadi salah satu bagian yang menantang sebelum perjalanan berlanjut ke kawasan Alpen lainnya.

Tahap akhir perjalanan membawa pendaki melewati Via Alpina, jalur terkenal yang melintasi Pegunungan Dolomit di Italia dan Taman Nasional Triglav di Slovenia. Setelah melewati berbagai bentang alam tersebut, perjalanan berakhir di Trieste dengan pemandangan Laut Adriatik sebagai tujuan akhir.

Baca Juga :  Timnas Indonesia Terpuruk Usai Kalah 0-4 dari Jepang, Shin Tae-yong: Evaluasi dan Perbaikan Diperlukan!

Meski memiliki jarak yang sangat panjang, pengelola Jalur Serigala memastikan rute tersebut telah melalui pemeriksaan keamanan. Jalur ini ditinjau oleh profesional pendaki jarak jauh asal Kanada, Lauren Roerick, untuk memastikan jalur dapat dilalui dengan aman dan membantu pendaki tetap mengikuti rute yang telah ditentukan.

Kehadiran Jalur Serigala memberikan alternatif baru bagi wisatawan yang ingin mengenal Eropa dengan cara berbeda. Alih-alih hanya berpindah antarnegara menggunakan kendaraan, pendaki diajak menikmati perjalanan perlahan dengan menyaksikan langsung perubahan lanskap, budaya, dan sejarah yang terbentang sepanjang ribuan kilometer.***

Editor : Alysa

Sumber : cnnindonesia.com