NARASITODAY.COM,JAKARTA – Masa depan cerah kembali menyelimuti dunia bola basket tanah air. Pebasket muda kebanggaan Indonesia, Derrick Michael Xzavierro, resmi mengumumkan pelabuhan baru untuk memulai debut karier profesionalnya. Pemain berpostur menjulang 208 sentimeter ini dipastikan bergabung dengan Saga Ballooners, klub yang berlaga di kasta tertinggi Liga Basket Jepang, B.League Premier.
Langkah ini menandai berakhirnya masa-masa Derrick sebagai pemain amatir di level universitas dan membukakan pintu menuju industri olahraga yang sesungguhnya. Bagi atlet yang berposisi sebagai Power Forward tersebut, perpindahan ke Negeri Sakura ini laksana lembaran putih yang siap ia tulisi dengan tinta emas.
Melalui keterangan tertulis resmi yang dirilis Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) pada Jumat (12/6/2026), Derrick membagikan rasa antusiasmenya menyambut petualangan baru pasca-kelulusannya dari Amerika Serikat.
“Langkah ini menjadi momen penting setelah empat tahun sebagai student-athlete NCAA Division I bersama Grand Canyon University dan Long Beach State University. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana pada Mei 2026, saya siap memasuki babak baru sebagai pemain basket profesional mulai Augustus 2026,” kata Derrick.
“With syukur dan bangga, saya mengumumkan bahwa saya resmi bergabung dengan Saga Ballooners dan akan memulai karier profesional di B.League Premier Jepang musim mendatang,” lanjut pebasket kelahiran 1 April 2003 itu.
Metamorfosis Sang Student-Athlete
Sebelum melompat ke kompetisi profesional Jepang, nama Derrick telah harum sebagai salah satu talenta muda paling potensial yang dimiliki Indonesia. Selama empat tahun terakhir, ia menempa fisik dan mentalnya di kerasnya atmosfer kompetisi bola basket antar-mahasiswa Amerika Serikat, NCAA Division I, dengan memperkuat Grand Canyon University dan Long Beach State University.
Transisi dari seorang mahasiswa yang harus membagi waktu antara buku kuliah dan bola basket (student-athlete), kini berubah total menjadi seorang atlet profesional murni. Di balik tantangan besar yang menanti di depan mata, peraih medali emas SEA Games 2021 ini menyelipkan rasa terima kasih mendalam atas kesempatan emas yang diberikan oleh klub barunya tersebut.
“Saya berterima kasih kepada Saga Ballooners atas kepercayaan ini dan merasa terhormat menjadi bagian dari organisasi yang terus berkembang,” ujar Derrick.
“Saya juga berterima kasih kepada Ibunda saya tercinta, pelatih, rekan setim, serta seluruh penggemar basket Indonesia atas dukungan yang diberikan selama perjalanan saya,” ia menambahkan dengan nada haru.
Menimba Ilmu di Negeri Sakura
Derrick menyadari betul bahwa gemerlapnya atmosfer B.League Premier Jepang tidak akan berjalan mudah bagi seorang pendatang baru. Ketatnya persaingan dengan barisan pemain lokal Jepang yang disiplin serta legiun asing berkualitas tinggi justru menjadi magnet utama yang membakar ambisinya.
Bagi pemuda berusia 23 tahun ini, terbang ke Jepang bukan sekadar urusan memburu kontrak profesional, melainkan sebuah misi suci untuk menyerap ilmu sebanyak-banyaknya demi kemajuan prestasi bola basket Indonesia di masa depan.
“Saya menyadari ini baru permulaan. Saya datang ke Jepang untuk terus berkembang, bersaing di level tertinggi, dan memberikan yang terbaik bagi tim dan negara,” pungkas Derrick penuh optimisme.***
Editor : Alysa
Sumber : cnnindonesia.com













