Impian Karier di Negeri Jam Tangan: Swiss Buka Pintu Lowongan untuk Pekerja Muda Indonesia

0
Muda Indonesia
Ilustrasi Pemandangan udara ini menangkap kemegahan Gereja St. Paul di Basel, Swiss, yang terletak di lingkungan perumahan yang menawan.Foto : Istock

NARASITODAY.COM,JAKARTA – Bayangkan bekerja di antara lanskap Pegunungan Alpen yang megah, menikmati tata kota yang rapi, sekaligus mengantongi gaji dengan standar salah satu negara termakmur di dunia. Impian ini bukan lagi sekadar angan-angan bagi generasi muda Indonesia.

Pemerintah Swiss secara resmi membuka kesempatan bagi warga negara asing (WNA), termasuk dari Indonesia, untuk meniti karier langsung di sana melalui program “Young Professionals”. Menariknya, program ini menjamin para pekerja migran terpilih akan mendapatkan upah yang setara dengan tarif pekerja lokal Swiss.

Melalui situs resmi Sekretariat Negara untuk Migrasi Swiss (State Secretariat for Migration/SEM), kebijakan ini dirancang untuk memfasilitasi tenaga kerja muda dalam mengasah keahlian sekaligus memperdalam kemampuan bahasa di lingkungan profesional Swiss.

Baca Juga :  Kebakaran Hutan di Korea Selatan Tambah Korban, 16 Tewas dan Puluhan Terluka

Kontrak Maksimal 18 Bulan

Bagi kandidat yang lolos, pemerintah Swiss memberikan izin tinggal dan izin kerja (work permit) dengan durasi maksimal hingga 18 bulan. Kerja sama bilateral yang saling menguntungkan ini sebenarnya telah digulirkan secara bertahap ke beberapa negara mitra sejak November 2025 lalu.

Meski menawarkan kesempatan emas, Swiss menerapkan seleksi dan aturan yang cukup ketat. Pihak SEM menegaskan bahwa program ini murni berfokus pada peningkatan kualitas karier yang linear, bukan sekadar mencari pekerjaan kasar atau sambilan.

“Tujuan dari program Young Professional adalah pengembangan karier. Young Professional diharuskan bekerja di bidang profesi yang telah mereka pelajari atau di bidang studi mereka. Pekerjaan paruh waktu atau wiraswasta tidak diperbolehkan. Young Professional harus dibayar sesuai dengan tarif lokal dan industri,” tulis situs resmi SEM, dikutip Minggu (14/6/2026).

Baca Juga :  Mertua Ivan Fadilla Sembelih 9 Hewan Kurban, Daging Dibagikan ke Warga dan Kaum Duafa

Syarat dan Ketentuan Pendaftaran

Untuk Anda yang tertarik mencicipi profesionalisme kerja di Swiss, berikut adalah beberapa syarat utama yang wajib dipenuhi:

  • Pendidikan: Pelamar harus sudah menyelesaikan pendidikan minimal strata satu (S1) atau telah menyelesaikan program magang resmi (official apprenticeship) minimal selama dua tahun.
  • Linearitas: Bidang pekerjaan yang dilamar di Swiss harus sejalan dan sesuai dengan latar belakang studi atau keahlian profesi yang ditekuni di tanah air.
  • Sifat Pekerjaan: Program ini hanya berlaku untuk pekerjaan penuh waktu (full-time). Pekerjaan paruh waktu (part-time) atau jalur wiraswasta (entrepreneur) otomatis gugur dari kualifikasi.
  • Prosedur: Seluruh berkas permohonan visa dan partisipasi program harus diajukan melalui otoritas resmi yang berwenang di negara asal pelamar (Indonesia).
Baca Juga :  Harapan Tim Beregu Putra Indonesia Melaju ke Final SEA Games Melawan Singapura

Indonesia patut berbangga karena masuk dalam daftar eksklusif program ini. Swiss hanya membuka kesempatan ini untuk beberapa negara terpilih di dunia, di antaranya Argentina, Australia, Kanada, Chili, Jepang, Monako, Selandia Baru, Filipina, Rusia, San Marino, Afrika Selatan, Tunisia, Ukraina, Amerika Serikat, dan Indonesia.

Bagi Anda yang siap melompat lebih jauh dalam karier internasional, informasi mendetail mengenai syarat dokumen, regulasi, dan prosedur pendaftaran dapat diakses langsung melalui laman resmi SEM di https://www.sem.admin.ch/sem/en/home/themen/arbeit/berufspraktikum.html.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com