Video Penganiayaan WNI di Johor Bahru Viral, Pelaku Ditangkap Polisi Malaysia

0
video
Ilustrasi Seorang wanita korban kekerasan. Foto : Istock

NARASITODAY.COM, KUALA LUMPURSebuah rekaman video pendek yang beredar di jagat maya sukses mengiris hati netizen sekaligus memantik amarah publik. Video berdurasi singkat tersebut memperlihatkan pemandangan memilukan: seorang wanita terduduk lemas, merintih kesakitan saat seorang pria berkaus biru menghajarnya tanpa ampun.

Tragisnya, penderitaan wanita yang tak berdaya itu belum usai; tampak wanita lain ikut memukuli kepalanya, sementara seorang rekan lainnya justru asyik merekam aksi keji tersebut tanpa ada niat untuk menolong.

Peristiwa kelam yang menimpa wanita yang diduga kuat merupakan Asisten Rumah Tangga (ART) asal Indonesia tersebut terjadi di wilayah Johor Bahru, Malaysia. Beruntung, jeritan korban yang sempat terabaikan di dunia nyata itu terdengar lantang di dunia maya, memaksa hukum bergerak cepat hingga Kepolisian Malaysia akhirnya berhasil meringkus para pelaku penganiayaan.

Baca Juga :  Netanyahu Muncul di Publik, Redam Rumor Kematian

Merespons tragedi yang menimpa warganya, Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia, Raden Dato’ Mohammad Iman Hascarya Kusumo, menegaskan bahwa pihak kekonsuleran telah bergerak sejak pertama kali aduan diterima. Kasus ini kini menjadi atensi penuh dari KBRI Kuala Lumpur dan KJRI Johor Bahru.

“Dapat kami sampaikan bahwa kasus ini sudah menjadi perhatian dan langsung ditindaklanjuti rekan-rekan di KJRI Johor Bahru, ketika mendapat laporan pengaduan pada 13 Juni dari WNI yang menjadi korban tindak kekerasan,” tutur Iman Kusumo dalam pernyataan resminya, dikutip Selasa (16/6/2026).

Iman juga tidak menampik bahwa kekuatan penyebaran video digital di media sosial memberikan dampak besar terhadap percepatan penanganan kasus hukum di negeri jiran tersebut.

Baca Juga :  Tangkal Pengemplangan Pajak, DJP Bangun Jaring Internasional dari Malaysia ke Korea Selatan

“Seiring berjalannya waktu, kasus menjadi viral dengan adanya video rekaman yang beredar, sehingga makin membantu kami mendorong berbagai pihak membantu penyelesaian kasus dengan segera dan tuntas,” tambahnya.

Perlindungan Optimal untuk Korban dan Imbauan Jalur Resmi

Apresiasi tinggi turut disampaikan oleh Dubes Iman Kusumo kepada tim KJRI Johor Bahru yang bergerak taktis di lapangan dalam memberikan perlindungan fisik dan psikologis, serta pendampingan hukum yang ketat kepada tiga orang WNI yang menjadi korban dalam pusaran kekerasan tersebut.

“Terima kasih juga kepada kepolisian Johor Bahru yang turut membantu penanganan kasus,” ucapnya mengapresiasi kerja sama lintas negara tersebut.

Berkaca dari pilunya kasus ini, Iman Kusumo kembali mengetuk kesadaran para calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang meretas nasib di Malaysia. Ia mengimbau dengan sangat agar seluruh WNI menggunakan jalur penempatan yang legal dan resmi sesuai regulasi yang berlaku. Langkah prosedural ini bukan sekadar urusan administrasi, melainkan tameng pelindung utama bagi nyawa dan hak-hak mereka di luar negeri.

Baca Juga :  Roesdi Nahkodai Ketua RW 01, Desa Benteng

Bagi para PMI yang saat ini sudah berada di Malaysia dan kerap mengalami tekanan atau membutuhkan pertolongan darurat, Iman berpesan agar tidak lagi memendam masalahnya sendiri dan segera mengetuk pintu kantor perwakilan Indonesia terdekat.

“Hal ini untuk memastikan keamanan WNI pencari kerja di sini, dan membantu kami perwakilan RI di Malaysia untuk dapat memberikan dukungan dan perlindungan, serta pendampingan yang lebih optimal,” pungkasnya menutup penjelasan.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com