Netanyahu Muncul di Publik, Redam Rumor Kematian

0
Israel
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Foto : aa.com.tr

NARASITODAY.COM,YERUSALEM  – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akhirnya tampil di hadapan publik melalui sebuah unggahan video singkat di akun Telegram resminya, menepis rumor yang menyebut dirinya tewas atau terluka parah.

Kabar mengenai kondisi Netanyahu sebelumnya sempat disiarkan oleh media pemerintah Iran dan menyebar luas di jagat maya, terutama setelah Israel melancarkan serangan balasan ke Iran pada akhir Februari lalu.

Dalam video berdurasi singkat itu, Netanyahu terlihat duduk santai di sebuah kafe pinggiran Yerusalem, menikmati secangkir kopi bersama asistennya. Suasana rekaman tampak kontras dengan kondisi keamanan Israel yang masih mencekam.

Baca Juga :  Kehabisan Keberuntungan, Liverpool Tersingkir dari Liga Champions 2024-2025

Ajudan perdana menteri kemudian menyinggung langsung rumor kematian yang beredar. Netanyahu menjawab dengan permainan kata dalam bahasa Ibrani, yang memiliki makna ganda.

“Saya sangat menyukai kopi. Anda tahu apa? Saya sangat mencintai rakyat saya,” ujar Netanyahu sembari meraih cangkir kopi di hadapannya.

Reuters melaporkan telah melakukan verifikasi terhadap lokasi video tersebut. Interior kafe yang muncul dalam rekaman sesuai dengan arsip citra yang dimiliki, sementara tanggal pengambilan video dikonfirmasi melalui unggahan foto dan video pihak pengelola kafe pada hari yang sama.

Baca Juga :  Anggota Komisi VIII DPR Soroti Video AI Visualisasi Neraka, Ingatkan Bahaya Penyederhanaan Konsep Akhirat

Rumor mengenai kesehatan Netanyahu mencuat karena akses media yang terbatas sejak Israel dan Amerika Serikat meluncurkan serangan ke Iran pada 28 Februari. Meski Netanyahu tercatat mengunjungi sejumlah lokasi terdampak rudal Iran, termasuk rumah sakit dan pangkalan militer, dokumentasi kunjungan hanya dirilis sepihak oleh kantor perdana menteri.

Netanyahu sendiri dikenal jarang memberikan wawancara langsung kepada pers. Ia baru menggelar konferensi pers pertamanya sejak awal perang melalui tautan video pada Kamis lalu, menggunakan format serupa dengan perang 12 hari Israel–Iran pada Juni tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Pria Tewas Berjaket Ojol di Leuwiliang, Alami Luka Tusuk di Punggung dan Pipi

Sementara itu, Israel masih memberlakukan status darurat yang melarang pertemuan publik di seluruh negeri. Warga diminta tetap berada di rumah atau dekat ruang perlindungan, sementara kegiatan belajar mengajar di sekolah masih dihentikan.

Kehadiran Netanyahu di kafe dengan secangkir kopi, meski sederhana, menjadi simbol bahwa ia masih memegang kendali di tengah rumor dan ketegangan. Bagi sebagian warga, momen itu bukan sekadar bantahan atas isu kematian, melainkan juga pesan bahwa pemimpin mereka tetap hadir di masa krisis.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com