Bupati Bogor Evaluasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah

0
Bogor
Siswa SD Negeri 05 Lulut, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, mengikuti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat evaluasi pelaksanaan program oleh Pemkab Bogor.Foto : dok.Diskominfo Kabupaten Bogor

NARASITODAY.COM, BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memantau langsung penerapannya di sekolah-sekolah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat bagi para siswa.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan pemantauan langsung diperlukan agar pemerintah mendapatkan gambaran mengenai kondisi pelaksanaan program dari penerima manfaat utama, yakni para pelajar.

Saat mengunjungi SD Negeri 05 Lulut, Desa Lulut, Kecamatan Klapanunggal, Senin (27/7), Rudy berdialog dengan sejumlah siswa untuk mengetahui pengalaman mereka selama mengikuti program MBG.

Baca Juga :  Dua Mantan Agen FBI Gugat Direktur, Klaim Dipecat Terkait Penyelidikan Pemilu AS 2020

Menurut Rudy, tanggapan dari para siswa menjadi bagian penting dalam proses evaluasi karena disampaikan berdasarkan kondisi yang mereka alami secara langsung.

“Kami juga memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan dengan baik. Tadi kami mendengar langsung dari para siswa bahwa mereka berharap program MBG terus dilaksanakan. Anak-anak menyampaikan pendapat mereka dengan jujur dan apa adanya. Ketika kami bertanya tanpa memberikan arahan apa pun, mereka menjawab sesuai dengan apa yang mereka rasakan,” ujar Rudy.

Baca Juga :  Kementerian Luar Negeri RI Memantau Kasus Penembakan WNI di Tanjung Rhu

Selain mengevaluasi pelaksanaan MBG, pemerintah daerah juga melihat kondisi sarana dan prasarana sekolah yang menjadi pendukung proses belajar mengajar. Pemantauan dilakukan di lebih dari 100 sekolah sebelum memasuki masa libur sekolah.

Rudy menilai keberhasilan program peningkatan kualitas sumber daya manusia tidak hanya bergantung pada pemberian makanan bergizi, tetapi juga harus didukung lingkungan pendidikan yang memadai.

“Kabupaten Bogor memiliki jumlah penduduk terbesar di Indonesia dan jumlah SD serta SMP negeri yang sangat banyak. Karena itu, ketika kita ingin mempercepat pembangunan sumber daya manusia, kita harus melihat langsung kondisi yang sebenarnya di lapangan,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Bogor Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Hidupkan Budaya Gotong Royong Melalui Gerakan Bersih-Bersih

Menurutnya, ketersediaan layanan pendidikan yang baik menjadi faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang siswa. Program MBG, kata Rudy, harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas fasilitas sekolah agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal.

Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan evaluasi terhadap pelaksanaan MBG akan terus dilakukan untuk mengetahui kebutuhan di lapangan serta menjaga agar program tersebut berjalan secara optimal bagi para pelajar.***

Editor : Alysa

Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor