Setelah 20 Tahun Mengabdi, Guru Honorer SDN Citaringgul 03 Bogor Raih Kepastian Status PPPK

0
guru honorer
Guru SDN Citaringgul 03, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor. Pengangkatan guru honorer menjadi PPPK memberikan kepastian status bagi tenaga pendidik yang telah lama mengabdi di dunia pendidikan.Foto : dok.Diskominfo Kabupaten Bogor

NARASITODAY.COM, BOGOR – Sejumlah guru honorer di SDN Citaringgul 03, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, akhirnya memperoleh kepastian status kepegawaian setelah diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu.

Pengangkatan tersebut menjadi perubahan penting bagi para guru yang sebelumnya telah mengabdi selama hampir dua dekade sebagai tenaga honorer. Status baru sebagai aparatur sipil negara (ASN) dinilai memberikan kepastian sekaligus motivasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Salah satu guru SDN Citaringgul 03, Maimunah, mengatakan pengangkatan sebagai PPPK menjadi hal yang telah lama dinantikan setelah sekitar 20 tahun menjalankan tugas sebagai pendidik.

“Setelah kurang lebih 20 tahun mengabdi di sekolah ini, Alhamdulillah kami akhirnya diangkat menjadi guru PPPK penuh waktu. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, dan kepada Bapak Bupati Bogor, Rudy Susmanto, atas perhatian serta dukungannya kepada kami para guru,” ujar Maimunah.

Baca Juga :  Formasi PPPK Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat Dibuka Kemensos, Pendaftaran Ditutup 7 Desember

Menurutnya, kepastian status tersebut memberikan rasa aman bagi para guru dalam menjalankan tugas mendidik para siswa.

Hal serupa disampaikan guru SDN Citaringgul 03 Tono Budiharto. Ia mengatakan pengangkatan PPPK menjadi bentuk penghargaan terhadap pengabdian para tenaga pendidik yang telah bertahun-tahun menjalankan tugas meski berstatus honorer.

Selain status kepegawaian, Tono juga menyoroti pentingnya dukungan fasilitas pendidikan untuk menunjang proses belajar mengajar. Salah satunya melalui penggunaan teknologi pembelajaran digital di sekolah.

“Anak-anak sangat antusias mengikuti pembelajaran menggunakan papan interaktif digital. Kami berharap ke depan ada penambahan perangkat agar semakin banyak siswa yang dapat merasakan manfaatnya. Dengan dukungan teknologi ini, pembelajaran menjadi lebih kreatif, inovatif, dan menyenangkan,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Bogor Lantik PPPK Penuh Waktu Tahap II, Paruh Waktu Menyusul

Sementara itu, guru SDN Citaringgul 03 lainnya, Taufik Hidayat, mengaku pengangkatan sebagai PPPK pada 2024 menjadi penyemangat setelah sekitar 20 tahun mengabdi sebagai guru honorer.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia dan juga Bapak Bupati Bogor atas perhatian kepada kami para guru. Pengangkatan ini menjadi penyemangat untuk terus memberikan yang terbaik bagi peserta didik,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Bogor menyatakan akan terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, tidak hanya melalui peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik, tetapi juga pemenuhan sarana dan prasarana sekolah.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor Bambang Widodo Tawekal mengatakan Bupati Bogor Rudy Susmanto mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui pemenuhan kebutuhan sekolah secara bertahap.

Baca Juga :  Menko AHY Kunjungi Pusat Informasi Geologi Geopark Bogor Halimun Salak

“Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor akan terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui pemenuhan sarana dan prasarana sekolah secara bertahap, sekaligus memberikan perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik,” kata Bambang.

Ia menambahkan, peran guru tidak hanya terbatas pada proses transfer ilmu, tetapi juga membentuk karakter generasi muda.

“Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen untuk terus hadir mendengarkan aspirasi sekolah, memahami kebutuhan di lapangan, serta menghadirkan solusi yang mendukung terciptanya pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan,” tandasnya.

Dengan perubahan status menjadi PPPK, para guru berharap dapat menjalankan tugas dengan lebih optimal. Pemerintah daerah memastikan evaluasi dan dukungan terhadap sektor pendidikan akan terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Kabupaten Bogor.***

Editor : Alysa

Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor