
NARASITODAY.COM – Timnas Bahrain mendapatkan pujian dari berbagai kalangan setelah gagal meladeni keputusan wasit dalam laga kontra China yang berlangsung pada 14 November 2024, di mana mereka harus menelan kekalahan tipis 0-1. Pertandingan ini menjadi sorotan publik karena Bahrain sebelumnya dinilai merugikan Timnas Indonesia dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dalam pertandingan melawan Indonesia, Bahrain berhasil menyamakan kedudukan pada menit akhir berkat keputusan kontroversial wasit Ahmed Al-Kaf, yang membiarkan pertandingan berlanjut hingga menit ke-90+9, meskipun waktu tambahan yang ditetapkan hanya enam menit. Hal ini memicu kemarahan dan protes dari para pemain serta pendukung Indonesia.
Di laga melawan China, Bahrain kembali menghadapi situasi yang tidak menguntungkan ketika gol yang dicetak oleh Ali Haram pada menit ke-87 dianulir setelah pemeriksaan VAR. Keputusan tersebut mengecewakan para pendukung tuan rumah, yang berharap tim mereka dapat meraih kemenangan untuk membangkitkan semangat mereka setelah hasil buruk sebelumnya.
Namun, setelah gol dianulir, Bahrain justru kebobolan oleh Zhang Yuning pada menit ke-90+1, menandai kekalahan kedua berturut-turut mereka di kualifikasi Piala Dunia.
Dalam wawancara setelah pertandingan, pelatih Bahrain, Helio Sousa, mengungkapkan kekecewaannya terhadap keputusan wasit namun tetap menekankan pentingnya fokus dan konsistensi tim. “Kami merasa sangat kecewa dengan keputusan yang diambil dalam pertandingan ini. Gol kami seharusnya sah, dan itu bisa mengubah jalannya laga,” ujarnya dengan nada serius.
“Namun, kami harus belajar dari pengalaman ini dan tidak membiarkan keputusan tersebut mempengaruhi mentalitas kami. Kami perlu lebih fokus dan berjuang lebih keras di lapangan,” tambahnya.
Sousa juga memberikan pujian kepada para pemainnya atas usaha dan semangat juang yang ditunjukkan meskipun hasil akhir tidak sesuai harapan. “Saya bangga dengan dedikasi tim saya. Mereka telah berjuang hingga detik terakhir dan menunjukkan karakter yang kuat. Kami akan terus memperbaiki diri dan bersiap untuk pertandingan selanjutnya,” katanya.
Sementara itu, para pengamat sepak bola menilai bahwa meskipun Bahrain mengalami kekalahan, mereka tetap menunjukkan semangat juang yang tinggi dan kemampuan untuk bersaing di level internasional.***













