Program Kemdikbud Terancam: Fadli Zon Butuh Anggaran Tambahan untuk Optimalisasi!

0
Ilustrasi Fadli Zon

NARASITODAY.COM Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengungkapkan bahwa program Kemenbud yang dirancang untuk melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Indonesia terancam tidak maksimal akibat keterbatasan anggaran.

Dalam rapat bersama Komisi X DPR RI, Fadli menegaskan perlunya tambahan anggaran sebesar Rp7 triliun agar program-program strategis kementerian dapat berjalan dengan efektif.

“Kami berharap ada penambahan anggaran yang signifikan, termasuk untuk pembangunan Galeri Nasional yang representatif,” ujar Fadli Zon, Senin (18/11/2024).

Ia menjelaskan bahwa pemisahan Kementerian Kebudayaan dari Kemendikbud Ristek membuat anggaran kementerian ini menjadi yang terendah dibandingkan dengan dua kementerian lainnya.

Baca Juga :  Pro Kontra Kenaikan Harga Tiket Museum Nasional Indonesia

“Wajar jika saat ini Kementerian Kebudayaan mendapatkan anggaran minim karena sebelumnya adalah Direktorat Jenderal di Kemendikbud Ristek. Namun, ke depan kami akan meminta penambahan agar kebudayaan tidak terpinggirkan,” tambahnya.

Fadli juga menekankan pentingnya dukungan anggaran untuk perlindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan kebudayaan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017.

“Masih banyak yang perlu dilakukan, mulai dari pelestarian cagar budaya hingga dukungan terhadap seni dan tradisi lokal. Dengan tambahan anggaran, upaya ini dapat lebih maksimal,” ungkapnya.

Baca Juga :  Upaya Trump Copot Gubernur The Fed Ditolak Pengadilan Banding AS

Dalam wawancara terpisah, Fadli Zon menyatakan harapannya agar pembahasan alokasi anggaran tambahan dapat segera dilakukan dalam belanja negara.

“Kami ingin memastikan bahwa program-program kebudayaan dapat berjalan dengan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” kata Fadli.

Ia juga menjelaskan bahwa alokasi anggaran yang telah disiapkan mencakup berbagai kegiatan seni dan budaya, termasuk seni pertunjukan, musik, tari, film, dan promosi budaya.

Baca Juga :  Delhi Terapkan Kebijakan WFH dan Larangan Perjalanan Dinas untuk Kurangi Penggunaan BBM dan Hemat Anggaran

“Kami berkomitmen untuk memperkuat diplomasi budaya Indonesia di kancah internasional,” tambahnya.

Fadli Zon berharap agar semua pihak dapat mendukung upaya peningkatan anggaran untuk menjaga dan mengembangkan kebudayaan Indonesia agar tetap relevan di era modern.

“Kebudayaan adalah identitas bangsa kita. Tanpa dukungan yang memadai, kita akan kehilangan warisan yang sangat berharga,” tutupnya.***