Mantan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak Meninggal Dunia, KPK Sampaikan Belasungkawa

0
Mantan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Awang Faroek Ishak. Foto : Tangkapan layar PMjnews

NARASITODAY.COMMantan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Awang Faroek Ishak, tutup usia pada Minggu (22/12/2024) malam.

Ia mengembuskan napas terakhir di RSUD Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan, sekitar pukul 21.00 WITA.

Awang Faroek menjabat sebagai Gubernur Kaltim selama dua periode, yaitu 2008-2013 dan 2013-2018.

Sosoknya dikenal sebagai pemimpin yang membawa banyak perubahan bagi Kaltim, meskipun sempat tersandung beberapa isu hukum.

Baca Juga :  Bupati Bogor Alihkan Kendaraan Dinas Jimny Tahun Pengadaan 2023 Untuk Patroli, Demi Efisiensi dan Peningkatan Layanan Publik

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menyampaikan duka cita atas kepergian Awang Faroek.

KPK turut berdukacita atas berpulangnya saudara Awang Faroek Ishak. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujar Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, dalam keterangannya Sebagai mana di lansir dari PMJnews pada Senin (23/12/2024).

Sebelum wafat, Awang Faroek tengah menjadi salah satu pihak yang diselidiki KPK terkait dugaan korupsi dalam penerbitan izin usaha pertambangan (IUP) di Kaltim.

Baca Juga :  Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

Namun, Tessa menyatakan bahwa dengan wafatnya Awang Faroek, KPK akan segera menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) sesuai prosedur hukum.

“Bahwa surat perintah penyidikan atas nama yang bersangkutan akan dikeluarkan SP3 oleh KPK setelah surat kematian diterima dan diproses secara administrasi,” ungkap Tessa.

Selama memimpin Kaltim, Awang Faroek dikenal memiliki visi besar dalam pembangunan infrastruktur dan pertambangan, meski beberapa kebijakannya sempat menuai kritik.

Baca Juga :  KPK Ubah Aturan Gratifikasi untuk Permudah Pelaporan dan Penanganan

Di akhir masa jabatannya, sejumlah isu hukum mulai mencuat, termasuk dugaan korupsi terkait pertambangan.

Hingga berita ini diturunkan, suasana duka menyelimuti keluarga dan kerabat Awang Faroek.

Masyarakat Kaltim mengenang sosoknya sebagai pemimpin yang telah memberikan kontribusi besar bagi provinsi tersebut, meskipun kontroversi tetap mewarnai perjalanan kariernya.