Pencarian Berakhir Tragis: Pendaki WN Korsel Ditemukan Meninggal di Gunung Agung

0
Ilustrasi Gunung Agung

NARASITODAY.COM Pencarian intensif yang dilakukan oleh tim Search and Rescue (SAR) di Gunung Agung, Bali, akhirnya berakhir dengan tragis setelah seorang pendaki wanita asal Korea Selatan, Kyung Dam Oh (31), ditemukan meninggal dunia. Korban dilaporkan hilang sejak Rabu, 1 Januari 2025, saat melakukan pendakian solo di gunung berapi tersebut.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Badan SAR Nasional (Basarnas), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Polisi Republik Indonesia (Polri), dan pemandu lokal, bergerak cepat melakukan pencarian setelah menerima laporan dari Konsulat Korea Selatan mengenai ketidakpastian keberadaan Kyung.

Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, pencarian dimulai pada Kamis pagi dan melibatkan penyisiran di jalur pendakian Pasar Agung. “Kami membagi tim menjadi tiga kelompok untuk menjangkau area yang lebih luas. Pencarian sangat sulit karena medan yang terjal dan cuaca yang tidak menentu,” ujarnya.

Baca Juga :  Wakil Bupati Bogor Apresiasi Peran TNI dalam Mendorong Percepatan Pembangunan Desa

Setelah melakukan penyisiran selama lebih dari 24 jam, pada pukul 10.00 WITA, salah satu tim SAR menemukan tubuh korban dalam posisi telungkup di tepi jalur pendakian.

“Kami menemukan jenazahnya kurang lebih 100 meter di bawah jalur utama pendakian. Ada luka terbuka di bagian kepala yang kemungkinan disebabkan oleh benturan keras saat terjatuh,” jelas I Nyoman Sidakarya.

Tim SAR kemudian melakukan proses evakuasi dan membawa jenazah Kyung Dam Oh menuju Posko Pasar Agung. Pada pukul 12.40 WITA, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karangasem menggunakan ambulans untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Revisi UU TNI: Upaya Memperkuat Pertahanan atau Ancaman bagi Demokrasi?

seorang teman dekat Kyung yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan rasa duka yang mendalam. “Kyung adalah orang yang penuh semangat dan sangat mencintai alam. Dia selalu mempersiapkan diri dengan baik sebelum mendaki. Kami semua sangat terkejut dan sedih dengan berita ini,” ungkapnya dengan suara bergetar.

Kyung Dam Oh diketahui melakukan pendakian Gunung Agung sendirian dan berada pada ketinggian 2000 meter di atas permukaan laut pada Rabu pagi sekitar pukul 09:00 WITA. Ia sempat menghubungi temannya di Korea Selatan sebelum menghilang tanpa kabar

Baca Juga :  Kelangkaan Gas 3 Kg di Leuwiliang, Warga Beralih ke Kayu Bakar

. “Dia bilang bahwa dia merasa baik-baik saja dan akan segera turun, tetapi setelah itu kami tidak bisa menghubunginya lagi,” tambah temannya.

Kejadian ini menyoroti pentingnya keselamatan dan persiapan yang memadai dalam aktivitas outdoor seperti mendaki gunung. Penggunaan teknologi komunikasi yang baik dan infrastruktur SAR yang memadai juga sangat penting dalam operasi pencarian seperti ini.

semakin banyaknya pendaki yang menjelajahi alam bebas, kesadaran akan risiko dan persiapan yang matang menjadi kunci untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain saat beraktivitas di alam terbuka.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel