Korban Tewas di Peti Gunung Cihideung Cigudeg Merupakan Warga Lebak Banten

0
Korban Tewas di Peti Gunung Cihideung Cigudeg Merupakan Warga Lebak Banten

NARASITODAY.COM – Seorang pria asal Lebak, Banten, dilaporkan tewas di lokasi penambangan emas ilegal di Gunung Cihideung, Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.

Kapolsek Cigudeg AKP Uba Subroto membenarkan kejadian tragis tersebut, yang terjadi di lokasi Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

“Kami mendapatkan informasi tersebut dan langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat kami tiba, lokasi sudah sepi,” ujar AKP Uba Subroto pada Minggu (19/01/25).

Baca Juga :  Gunung Sampah TPA Galuga Longsor, Satu Operator Alat Berat Tewas

Korban, yang identitasnya belum diungkapkan, telah dimakamkan oleh pihak keluarganya di Lebak. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban merupakan satu-satunya yang tewas dalam insiden tersebut dan bukan warga Bogor.

Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di kawasan Gunung Cihideung, Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, kembali memakan korban jiwa.

“Korbannya hanya satu, dan merupakan warga dari luar wilayah Bogor,” kata AKP Uba Subroto.

Baca Juga :  Resmi Ditandatangani Bupati Bogor, Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Sosialisasikan Perbup Nomor 3 Tahun 2025 Tentang BHPRD Secara Virtual

Kepolisian setempat berencana berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk menyikapi masalah tambang ilegal yang terus menjamur di wilayah tersebut.

Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

“Kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait, terutama ESDM, dan melaporkannya kepada pimpinan untuk menentukan langkah selanjutnya,” jelasnya.

Baca Juga :  Rudy Susmanto Tegaskan Pengelolaan BUMD Profesional, Fokus Profit dan Berdampak Bagi Masyarakat

Selain itu, pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait pemilik lubang tambang yang berada di wilayah itu.

Lokasi kejadian telah diberi garis polisi dan penyelidikan terus berjalan untuk mengungkap pelaku di balik operasi tambang ilegal tersebut.

“Upaya penyegelan dan penyelidikan sudah dilakukan. Kami akan terus menyelidiki untuk mengungkap siapa pemilik tambang ini,” tutupnya.***