Doktif Pilih Fokus pada Kasus dengan Shella Saukia, Tak Mau Terlibat Isu Pemerasan Skincare

0
Doktif Pilih Fokus pada Kasus dengan Shella Saukia, Tak Mau Terlibat Isu Pemerasan Skincare

NARASITODAY.COM – Dugaan pemerasan terhadap sejumlah pemilik skincare lokal kini tengah diselidiki oleh pihak Polda Metro Jaya, Jakarta. Salah satu korban yang dilaporkan adalah dokter kecantikan Reza Gladys, yang melaporkan kejadian tersebut pada 3 Desember 2024.

“Terlapornya berinisial NM dan beberapa orang lainnya,” kata kuasa hukum Reza Gladys, Julianus Paulus Sembiring, dalam pernyataannya melalui video pada Selasa (4/2/2025).

Meskipun demikian, belum ada penjelasan rinci terkait siapa saja pelaku pemerasan terhadap pemilik skincare lokal tersebut, maupun cara mereka melakukan pemerasan.

Namun, beredar spekulasi yang menyebutkan bahwa dugaan pemerasan tersebut berkaitan dengan ulasan produk skincare yang dilakukan oleh para influencer.

Baca Juga :  Tasya Farasya Blak-blakan Tolak Endorse Skincare, Singgung Strategi Marketing Terselubung

Isu ini mulai mencuat setelah beberapa pemilik skincare lokal dan konten kreator kecantikan berkumpul di kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada 17 Januari 2025.

Seiring beredarnya rumor tersebut, sejumlah influencer menjadi sorotan, termasuk Dokter Detektif (Doktif), yang sempat berseteru dengan Shella Saukia terkait konten ulasan produk serupa.

Sayangnya, Doktif memilih untuk tidak memberikan komentar mengenai isu pemerasan ini. “No comment dulu, nggak ada,” ucapnya setelah memberikan keterangan terkait laporan dugaan pengancaman yang diajukan Shella Saukia di Mapolda Metro Jaya pada hari sebelumnya.

Baca Juga :  Uya Kuya Klaim Difitnah dalam Kasus Pemerasan Skincare, Sebut Ada Oknum yang Menyerang

Doktif mengklarifikasi bahwa dirinya tidak terlibat dalam dugaan pemerasan yang melibatkan para konten kreator kecantikan. Karena itu, ia merasa tidak perlu memberikan pendapat mengenai hal tersebut.

Doktif nggak mau berkomentar apa pun selain dari kasus yang Doktif jalani,” ujarnya.

Doktif menambahkan bahwa ia memilih untuk tidak memperkeruh situasi dengan berkomentar tentang dugaan pemerasan ini, mengingat dirinya sudah cukup menghadapi fitnah terkait cara mengulas produk skincare.

“Nanti kalau tiba-tiba ngomongin yang ini, muncul ini lagi fitnahnya. Aduh, capek ngurusin fitnah. Nanti dibilang miss klarifikasi pula,” jelasnya.

Baca Juga :  Iran Tutup Puluhan Bisnis Swasta di Ibu Kota dan Kota Lain Akibat Gelombang Protes

Doktif juga menekankan bahwa saat ini ia ingin fokus pada proses hukum yang sedang berjalan terkait laporan yang diajukan terhadap Shella Saukia. “Jadi, biar fokus dulu,” pungkasnya.

Perlu diketahui, konflik antara Doktif dan Shella Saukia dimulai setelah Doktif memberikan ulasan negatif tentang produk skincare milik Shella Saukia melalui siaran langsung di TikTok.

Dalam siaran tersebut, Doktif mengklaim menemukan sejumlah kekurangan pada produk tersebut, seperti tidak mencantumkan komposisi, izin edar, dan tanggal kadaluarsa.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel