Menjaga Gula Darah, Hindari 5 Jenis Jus Ini Bagi Pasien Diabetes

0
diabetes
Ilustrasi berbagai jenis jus.Foto : Istock

NARASITODAY.COM,JAKARTA – Jus buah kerap dianggap sebagai minuman sehat karena kaya akan vitamin dan mineral. Namun, bagi penyandang diabetes, tidak semua jenis jus aman dikonsumsi. Proses pembuatan jus yang menghilangkan sebagian besar serat serta tingginya kandungan gula alami pada beberapa buah dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah dalam waktu singkat.

Para ahli gizi menyarankan pasien diabetes untuk lebih selektif dalam memilih minuman. Jika ingin mengonsumsi jus, sebaiknya dibuat tanpa tambahan gula dan tetap memperhatikan porsi. Berikut lima jenis jus yang sebaiknya dibatasi atau dihindari oleh penderita diabetes.

1. Jus Anggur

Anggur mengandung gula alami yang cukup tinggi. Saat diolah menjadi jus, kandungan seratnya berkurang sehingga gula lebih cepat diserap tubuh.

Akibatnya, kadar glukosa darah dapat meningkat lebih cepat dibandingkan jika buah anggur dikonsumsi secara utuh. Oleh karena itu, jus anggur sebaiknya tidak menjadi pilihan utama bagi pasien diabetes.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Apresiasi Peran Pegawai dan Pesapon dalam Donor Darah

2. Jus Mangga

Mangga dikenal sebagai buah dengan rasa manis dan kandungan karbohidrat yang cukup tinggi. Dalam bentuk jus, kadar gula yang masuk ke tubuh menjadi lebih terkonsentrasi, terutama jika menggunakan beberapa buah mangga dalam satu gelas.

Bagi penyandang diabetes, konsumsi jus mangga secara berlebihan berpotensi memicu lonjakan gula darah apabila tidak diimbangi dengan pengaturan pola makan.

3. Jus Leci

Leci memiliki rasa yang sangat manis karena mengandung gula alami dalam jumlah tinggi. Ketika dijadikan jus, kandungan seratnya semakin berkurang sehingga proses penyerapan gula berlangsung lebih cepat.

Jika ditambah gula atau sirup, kandungan gulanya akan meningkat drastis dan menjadi kurang sesuai bagi penderita diabetes.

Baca Juga :  5 Ciri dan Penyebab Bayi BBLR vs Prematur, Simak Bedanya!

4. Jus Buah Kemasan

Banyak jus buah kemasan yang beredar di pasaran mengandung tambahan gula, sirup jagung, pemanis, maupun perisa buatan. Meski mencantumkan label “100 persen jus”, sebagian produk tetap memiliki kadar gula yang tinggi.

Karena itu, penting bagi konsumen untuk membaca informasi nilai gizi pada kemasan sebelum membeli, terutama jika memiliki diabetes atau sedang mengontrol kadar gula darah.

5. Jus Campuran dengan Tambahan Gula

Jus yang dibuat dari campuran berbagai buah manis, kemudian ditambah gula, susu kental manis, atau sirup, dapat mengandung kalori dan gula dalam jumlah yang sangat tinggi.

Kombinasi tersebut berpotensi meningkatkan kadar gula darah dengan cepat sehingga sebaiknya dihindari oleh penyandang diabetes.

Baca Juga :  Coconut Panna Cotta, Dessert Lembut dan Lumer dengan Saus Gula Aren Manis

Bukan berarti penderita diabetes tidak boleh menikmati buah. Para ahli menyarankan untuk mengonsumsi buah dalam bentuk utuh karena kandungan seratnya membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah.

Jika ingin membuat jus, pilih buah dengan indeks glikemik lebih rendah, seperti apel, beri, atau jambu biji, tanpa tambahan gula. Menggunakan lebih banyak sayuran, seperti mentimun atau seledri, juga dapat menjadi alternatif untuk menghasilkan minuman yang lebih rendah gula.

Selain memilih jenis minuman yang tepat, penyandang diabetes tetap perlu menerapkan pola makan seimbang, rutin berolahraga, dan memantau kadar gula darah sesuai anjuran tenaga kesehatan. Dengan langkah tersebut, pengendalian diabetes dapat dilakukan secara lebih optimal sekaligus mengurangi risiko terjadinya komplikasi di kemudian hari.***

Editor : Alysa

Sumber : idntimes.com