NARASITODAY.COM – Dari delapan korban tewas dalam kecelakaan beruntun di Gerbang Tol Ciawi II, dua korban telah berhasil diidentifikasi oleh pihak forensik RSUD Ciawi.
Mereka adalah Budiman (45) dan Yana Mulyana (49), yang menjadi korban dalam insiden tragis yang terjadi pada Selasa (4/2).
Marsah (53), kakak kandung Budiman, mengungkapkan bahwa adiknya bekerja sebagai sopir travel. Budiman meninggalkan empat anak dan keluarga yang sangat kehilangan.
“Dia sudah lima tahun jadi sopir travel, dan terakhir membawa penumpang dari Sukabumi ke Jakarta. Kami sangat terkejut mendengar kabar ini,” katanya, Rabu (5/2).
Kabar duka ini pertama kali diterima oleh keluarga melalui media sosial dan dari kabar keluarga terdekat. Marsah mengungkapkan perasaan tidak enak yang ia rasakan sejak pertama kali mendengar berita tersebut.
“Saya pertama kali tahu dari media sosial, dan perasaan saya langsung nggak enak. Kabar seperti ini sangat menyakitkan,” ujarnya.
Sejak lima tahun terakhir, Budiman bekerja sebagai sopir travel untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Kepergiannya menambah duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.
“Dia meninggalkan empat anak, mereka tentu sangat kehilangan sosok ayah yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga,” katanya.
Saat ini, pihak keluarga sedang melakukan tes DNA untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Marsah berharap hasil tes segera keluar untuk memastikan kondisi jenazah Budiman.
“Tadi sempat diambil sampel DNA oleh kepolisian. Kami masih menunggu hasilnya. Kami berharap prosesnya bisa cepat,” ungkap Marsah.
Jenazah Budiman direncanakan akan dimakamkan di kampung halamannya, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
“Rencananya, jenazah Budiman akan dimakamkan di kampung halaman di Sukabumi. Kami berharap bisa melihat jenazahnya untuk terakhir kali sebelum dimakamkan dengan layak,” pungkasnya.














