Jaro Ade : RSUD Leuwiliang Harus Mengimplementasikan Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Bogor

0
Jaro Ade : RSUD Leuwiliang Harus Mengimplementasikan Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Bogor

NARASITODAY.COM – Dimana pun pelayanan, terlebih bidang kesehatan selalu menjadi sorotan publik, tak terkecuali RSUD Leuwiliang. Untuk itu, Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi  alias Jaro Ade melakukan sidak ke rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

“Saya mendapat aduan dan laporan dari berbagai pihak mengenai pelayanan dan fasilitas RSUD Leuwiliang yang belum optimal. Dan saya mendapat arahan dan izin dari bupati Bogor pak Rudy Susmanto untuk memantau dan memonitor langsung ke rumah sakit milik Pemkab Bogor,” ujar Jaro Ade sapaan akrabnya, Senin (3/3/2025).

Jaro Ade berkata, saat melakukan sidak, dirinya menemukan masih banyak fasilitas yang perlu diperbaiki bahkan ditambahkan agar pelayanan kepada masyarakat lebih maksimal.

Baca Juga :  Tunjangan Rp50 Juta DPR RI Tuai Protes, Media Asing Ikut Angkat Bicara

“Tidak hanya pelayanan dan fasilitas pendukung saja, sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni juga salah satu indikator baik buruknya pelayanan kesehatan kepada masyarakat, dan tentunya pelayanan masyarakat harus istimewa,” kata Jaro Ade.

Berkaitan dengan pelayanan, lanjut Jaro Ade, dirinya berharap RSUD Leuwiliang harus terus meningkatkan pelayanan publik, agar sesuai dengan visi misi bupati dan wakil bupati Bogor yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bogor.

“Bulan puasa bukan alasan menurunnya pelayanan kesehatan terhadap masyarakat, namun puasa merupakan sebuah tantangan dalam dunia pelayanan terutama pelayanan kesehatan,” tegas Jaro Ade.

Baca Juga :  Yayasan Bina Sejahtera Sembelih 3 Sapi dan 2 Kambing di Dua Lokasi Sekolah

Dalam kesempatan yang sama, Direktur RSUD Leuwiliang dr. Vitrie Winastri berterima kasih atas perhatian bupati dan wakil bupati Bogor serta DPRD Kabupaten Bogor. Dukungan anggaran serta ketersediaan dokter spesialis untuk melayani pasien demi pelayanan yang optimal memang sangat diperlukan.

“Apa yang disampaikan pak wabup merupakan masukan konstruktif dan menjadi koreksi bagi kami. Pelayanan mudah dan murah yang kami berikan kepada pasien sudah yang terbaik. Hanya saja, masih ada masyarakat yang perlu arahan dari kami karena belum piawai menggunakan aplikasi kesehatan,” tutur Dokter Vitrie sapaan akrabnya.

Baca Juga :  Setelah 10 Tahun, Fidya Kamalindah Mengungkapkan Kebenaran di Balik Kasus "Penculikan" yang Menggemparkan

Hari dimana wakil bupati Bogor melakukan sidak, saat itu pengunjung RSUD Leuwiliang sedang membludak. Tercatat, jumlah pasien sekitar kurang lebih 1500 kunjungan pasien di semua unit.

“Khusus poliklinik, kunjungan pasien sekitar 800 lebih. Alhamdulillah kami dipercaya oleh masyarakat Kabupaten Bogor khususnya untuk wilayah Bogor Barat, walaupun kami sadar dan harus terus berbenah,” katanya.

“Masukan dan koreksi dari masyarakat kami anggap bentuk dukungan moril supaya Kami terus melakukan perbaikan-perbaikan dalam melayani pasien,” pungkasnya. ***