Petugas KRL Gagalkan Penumpang Bawa Obat Terlarang di Stasiun Cilejit

0
Sejumlah barbuk dari tangan pelaku

NARASITODAY.COM– Seorang penumpang Commuter Line diamankan petugas keamanan di Stasiun Cilejit, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, pada Minggu (24/03/2024) sore.

Pria tersebut kedapatan membawa ratusan butir obat-obatan terlarang yang masuk dalam daftar G.

Kecurigaan petugas bermula dari gelagat mencurigakan pelaku saat berada di dalam kereta. Sikapnya yang gelisah membuat petugas mengambil langkah untuk menurunkannya di Stasiun Cilejit. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan ratusan butir obat keras dalam kantong plastik yang dibawanya.

Baca Juga :  Dapur Gizi Hadir di Bantarkaret, Perempuan Lokal Jadi Penggerak Ekonomi Desa

“Kami menerima informasi dari petugas stasiun bahwa ada seseorang yang membawa obat terlarang jenis Heximer dan Tramadol. Setelah itu, kami langsung mendatangi lokasi dan melakukan penggeledahan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Tenjo, Bripka Asep Supriadi.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan 390 butir Heximer, 100 butir Tramadol, serta uang tunai sebesar Rp217.000. Berdasarkan pemeriksaan awal, obat-obatan tersebut didapatkan dari wilayah Tanah Abang dan rencananya akan diedarkan di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.

Baca Juga :  Bakal Dijadikan Kampung Budaya, Cabup Rudy Susmanto Sowan ke Kasepuhan Cimande

Keberhasilan petugas dalam menggagalkan upaya peredaran obat terlarang ini mendapat apresiasi dari warga sekitar.

Salah satunya Muhammad Fadlan, merupakan perwakilan Karang Taruna Kecamatan Tenjo, yang menegaskan pentingnya pencegahan peredaran narkoba di kalangan anak muda.

“Kami sangat mengapresiasi Polsek Tenjo atas keberhasilannya menangkap pelaku. Semoga penindakan seperti ini semakin ditingkatkan, terutama terhadap narkoba. Dari Karang Taruna sendiri, kami akan lebih aktif dalam sosialisasi bahaya narkoba bagi generasi muda,” ujarnya.

Baca Juga :  Tawuran Remaja Pecah di Perbatasan Desa Dayeuh dan Klapanunggal, Warga Panik

Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolsek Tenjo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi masih mendalami kasus ini, termasuk mencari kemungkinan jaringan lain yang terlibat dalam peredaran obat-obatan terlarang tersebut.