NARASITODAY.COM – Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bogor, Teuku Mulya menyebutkan, penyerahan sertifikat tanah kepada penghuni Hunian Tetap (Huntap) di Kecamatan Sukajaya dan Cigudeg tergantung penyelesaian proses di Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Teuku Mulya mengatakan, proses yang saat ini dilakukan masih berada di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) sebelum dijadikan sertifikat tanah bagi warga korban bencana 2020 lalu itu.
“Ini sedang di proses di BPKAD dulu, nanti kita ke BPN,”kata Teuku Mulya saat dihubungi pada Selasa (8/4/2025) siang tadi.
Meski begitu, pihaknya bakal menargetkan proses yang saat ini terus berjalan tersebut akan diselesaikan dengan cepat. Menyusul rencana pembagian sertifikat tanah bagi di momen 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Bogor.
“Mudah-mudahan sebelum 100 kerja Bupati sudah dibagikan,”katanya.
Teuku Mulya mengungkapkan, wilayah yang akan mendapatkan sertifikat tanah pada 100 hari masa kerja Bupat tersebut diantaranya. Huntap Desa Sukaraksa Kecamatan Cigudeg dan Desa Urug Kecamatan Sukajaya.
“Informasinya antara Desa Sukaraksa Kecamatan Cigudeg dan Desa Urug Kecamatan Sukajaya sementara beberapa desa dulu karena memang ada huntap mungkin bisa dipercepat karena itu tanahnya sudah menjadi HPL pemda,”ungkapnya.
Dia berharap, pihak BPN pun bisa segera menuntaskan sertifikat tanah bagi warga huntap agar sebelum seratus hari kerja pun bisa cepat dibagikan.
“Mudah-mudahan ini bisa direalisasi lebih kurang kan begitu, karena ini tergantung proses BPN dan nanti kita push juga karena itu wewenangnya di BPN mudah-mudahan bisa menyelesaikan sebelum 100 hari,”tandasnya.
Diketahui sebelumnya, Bupati Bogor, Rudy Susmanto, berencana akan menyerahkan sertifikat tanah kepada para penghuni Hunian Tetap (Huntap) di Kecamatan Sukajaya dan Cigudeg sebagai bagian dari kado 100 hari kerja kepemimpinannya.
Penantian warga yang tinggal di Huntap untuk mendapatkan kepastian hukum atas tanah mereka akhirnya akan terwujud.
Penyerahan sertifikat tanah tersebut direncanakan akan dilakukan secara bertahap pada bulan April 2025 ini.














