NARASITODAY.COM – Sebuah unggahan pilu di media sosial Instagram seketika menyentak perhatian warganet dan aparat kepolisian di Palembang. Seorang wanita diduga menjadi korban penganiayaan brutal yang dilakukan oleh seorang pria yang tak lain adalah oknum anggota polisi. Kisah tragis ini terungkap melalui curhatan dan video yang diunggah korban melalui akun Instagram pribadinya, @winalubis7472.
Dalam video singkat namun mencekam itu, dengan latar belakang mobil, tampak seorang wanita berbaju merah muda tengah mengalami kekerasan fisik. Tangannya terlihat ditarik paksa, dan rambutnya dijambak dengan kasar oleh seorang pria yang mengenakan kemeja putih.
Kepanikan semakin menjadi ketika seorang ibu paruh baya yang berusaha memberikan pertolongan justru diurungkan niatnya lantaran sang pria pelaku kekerasan tiba-tiba mengeluarkan senjata api, membuat ibu tersebut dan warga sekitar yang menyaksikan kejadian itu sontak melarikan diri mencari aman.
Unggahan video tersebut dilengkapi dengan keterangan yang menggambarkan kronologi kejadian yang memilukan. Dalam caption-nya, korban menulis, ‘Bantu Saya Mencari Keadilan, Oknum Anggota Polrestabes Palembang ini Sudah Menganiaya Saya Hingga Membuat Wajah ku Memar dan Trauma,’. Ia menjelaskan bahwa penganiayaan tersebut terjadi di sebuah rumah kos di kawasan Dwikora, Palembang.
Lebih lanjut, korban mengungkapkan bahwa pelaku kekerasan adalah mantan kekasihnya yang diduga diliputi rasa cemburu karena korban telah memiliki pacar baru. Akibat tindakan brutal sang mantan, wajah wanita tersebut mengalami luka memar yang cukup parah.
Sesaat setelah unggahan tersebut viral, linimasa media sosial korban banjir dukungan dan ungkapan keprihatinan dari teman-teman dan para followers-nya. Komentar-komentar yang membanjiri unggahan tersebut mencerminkan rasa iba dan harapan agar korban segera mendapatkan keadilan.
“Ya Allah Wina yg tabah yg kuat Yoo.. cepet pulih Wina,” tulis akun @sanddraaa66, memberikan semangat kepada korban untuk melewati masa sulit ini.
“Demi apo beb lanang gilo itu lagii,” timpal akun @sinikumpul_, выражая keterkejutan dan kemarahan atas tindakan pelaku.
Curhatan pilu dan video dugaan penganiayaan ini menjadi tamparan keras bagi citra aparat kepolisian dan menyoroti kembali isu kekerasan terhadap perempuan. Publik kini menanti tindakan tegas dari pihak berwenang untuk mengusut tuntas kasus ini dan memberikan keadilan bagi korban, sekaligus memastikan tidak ada lagi kejadian serupa terulang di kemudian hari. Kisah Wina di Palembang ini bukan hanya sekadar curhatan di media sosial, melainkan juga jeritan keadilan yang menggema dan menuntut respons nyata.***














