Warga Cikarang Barat Geger, Jasad Bocah Ditemukan di Depan Warung Kelontong

0
Ilustrasi meninggal

NARASITODAY.COM – Suasana Kampung Cikedokan, sebuah perkampungan di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, mendadak mencekam. Warga dikejutkan oleh penemuan jasad seorang bocah perempuan berusia enam tahun.

Tubuh mungil itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan, bersandar di rak kayu tempat penyimpanan bensin di depan sebuah warung sederhana. Penemuan ini sontak menimbulkan kepanikan dan duka mendalam di tengah masyarakat setempat.

“Kemarin itu ada informasi, itu kan ditemukannya di depan warung, ditemukan pemilik yang akan membuka warungnya melihat si anak disenderkan di dekat rak kayu dekat karung sampah,” jelas Kapolsek Cikarang Barat AKP Tri Bintang saat dihubungi detikcom pada Sabtu (19/4/2025).

Penjelasan Kapolsek ini memberikan gambaran awal tentang bagaimana jasad tak bernyawa itu pertama kali ditemukan, sebuah pemandangan tragis yang sulit dilupakan oleh saksi mata.

Baca Juga :  Tingkatkan Fokus dan Memori dengan 5 Latihan Otak Sederhana

Menurut keterangan pihak kepolisian, penemuan jasad korban terjadi pada pukul 07.30 WIB, Jumat (18/4/2025), di Jalan Saung Ranggon, Kampung Cikedokan RT 02 RW 07 Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

Pagi itu, seorang warga yang hendak membuka warung kelontong miliknya dibuat terperanjat ketika melihat seorang anak kecil bersandar tak bergerak di depan warungnya.

“Karena si pemilik warung ini kenal dengan keluarga korban, jadi dia tidak berani menyentuhnya,” lanjut Kapolsek Tri Bintang. Rasa syok dan kehati-hatian membuat saksi tersebut memilih untuk tidak menyentuh korban dan segera memberitahukan penemuan mengerikan itu kepada keluarga bocah malang tersebut.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Dorong Ahli Gizi Rancang Menu MBG Lebih Variatif agar Program Lebih Manfaat

Kabar penemuan jasad ini dengan cepat menyebar, dan pihak kepolisian pun segera bertindak. Setelah menerima informasi, petugas langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti-bukti awal.

“Saat kami melakukan pengecekan ke TKP, korban sudah dibawa ke rumah sakit,” imbuh Kapolsek. Langkah cepat keluarga untuk membawa korban ke rumah sakit menunjukkan kepanikan dan harapan meski kecil untuk menyelamatkan nyawa sang bocah. Namun, takdir berkata lain.

Hingga saat ini, misteri di balik kematian tragis bocah perempuan ini masih menjadi teka-teki. Kapolsek Tri Bintang mengungkapkan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian. Dugaan awal mengarah pada kemungkinan korban merupakan korban tabrak lari.

Baca Juga :  8 Tersangka Terlibat dalam Kasus Pemalsuan Uang di Bogor

“Dugaan awal korban tabrak lari,” singkat Kapolsek menyampaikan hipotesis awal pihak kepolisian. Namun, penyelidikan lebih lanjut tentu akan dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban dan mengungkap apakah ada faktor lain yang terlibat dalam kejadian pilu ini.

Penemuan jasad bocah perempuan di pagi yang seharusnya cerah ini telah meninggalkan trauma dan pertanyaan besar bagi warga Cikedokan. Mereka berharap agar pihak kepolisian dapat segera mengungkap kebenaran di balik tragedi ini dan memberikan keadilan bagi korban serta keluarganya.

Pagi kelabu di Cikedokan ini menjadi pengingat betapa rapuhnya kehidupan dan betapa pentingnya kewaspadaan serta keselamatan, terutama bagi anak-anak yang menjadi harapan masa depan.***