100 Hari Kerja Bupati dan Wabup Bogor, Harapan Besar dari Pengamat Politik

0
Pengamat Politik Soroti Kebijakan yang Harus Berdasarkan Kebutuhan Rakyat, Bukan Ambisi Pribadi

NARASITODAY.COM – Menjelang 100 hari masa kerja Bupati dan Wakil Bupati Bogor, Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi, sejumlah catatan kritis disampaikan Pengamat Politik dari Lembaga Visi Nusantara Maju (Vinus), Yusfitriadi.

Menurutnya, sinergi antara kepala daerah dan jajaran perangkat daerah sangat penting untuk memastikan kebijakan berjalan efektif. Ia menilai tanpa koordinasi yang baik, masa 100 hari pertama akan menjadi sia-sia.

Baca Juga :  Kabupaten Bogor Raih Penghargaan Kabupaten/Kota Akseleratif Progresif Penurunan Stunting 2019–2024 Tingkat Jawa Barat

100 hari ini singkat. Kalau jalannya masing-masing bisa mati Belanda. Rudy ke mana, Jaro ke mana, dinasnya arahnya ke mana,” kata Yusfitriadi kepada wartawan, Selasa (29/4/2025).

Ia juga mengingatkan pentingnya kebijakan yang berpijak pada regulasi yang kuat, terutama dalam isu-isu strategis seperti lingkungan hidup.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor dan Pemkab Batu Bara Bahas Tantangan Alih Fungsi Lahan Pertanian

“Tetap bijak pada regulasi. Jangan sampai, misalnya, menolak isu lingkungan hidup tanpa dasar pijakan yang kuat,” ujarnya.

Yusfitriadi menambahkan bahwa kebijakan publik seharusnya lahir dari kebutuhan masyarakat, bukan dari ambisi politik individu.

“Bukan kebijakan ‘gua mau apa’, tapi kebijakan rakyat mau apa. Jangan sampai karena ingin nyalon lagi, lalu mengeluarkan kebijakan hanya untuk mendulang suara,” tegasnya.

Baca Juga :  Rudy Susmanto Dorong Penguatan Peran BPD, Pastikan Program Pembangunan Desa Tetap Berjalan Jelang Pilkades

Ia berharap dalam waktu yang tersisa menuju 100 hari pertama, kepemimpinan Rudy-Ade dapat menunjukkan arah yang jelas, konsisten dengan aturan, dan berpihak pada kebutuhan rakyat.***