Warga Parungpanjang Gelar Doa Bersama Dukung Revitalisasi Jalan Provinsi

0
Warga Parungpanjang Gelar Doa Bersama Dukung Revitalisasi Jalan Provinsi

NARASITODAY.COM- Berbagai elemen masyarakat di Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, menggelar shalat subuh berjamaah dan doa bersama di Masjid Al-Makmur, Desa Kabasiran, Minggu (4/5/2025), sebagai bentuk dukungan terhadap program revitalisasi jalan Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan ini disebut sebagai “ikhtiar langit” oleh warga, simbol dari harapan agar proses perbaikan infrastruktur yang telah lama rusak akibat aktivitas angkutan tambang dapat segera terealisasi.

Baca Juga :  Dukungan Memukau! 3.000 Lebih Suporter Timnas Indonesia Akan Meriahkan Pertandingan di Sydney

Ketua DPK KNPI Parungpanjang, Susi Damayanti atau yang akrab disapa Ayya, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung langkah pemerintah.

“Kami menyebut ini sebagai ikhtiar langit. Setelah berjuang lewat jalur administratif dan aspiratif, kini saatnya mengetuk pintu langit agar pembangunan jalan ini dipermudah dan diberkahi,” ujarnya.

Baca Juga :  Hasil Liga Spanyol Barcelona Taklukkan Sevilla 41 di Ramon Sanchez Pizjuan

Ia menambahkan, revitalisasi jalan provinsi sangat krusial bagi aktivitas warga dan keselamatan pengguna jalan, mengingat ruas tersebut merupakan jalur utama angkutan tambang.

Ketua MWCNU Parungpanjang, Ustadz Ahmad Suaidi atau Ustadz Didi, turut mengapresiasi rencana revitalisasi jalan oleh pemerintah, meski masyarakat masih berharap adanya pembangunan jalan khusus tambang.

“Kalau bicara ideal, masyarakat tentu ingin jalan tambang segera dibangun. Tapi kalau sekarang yang memungkinkan baru revitalisasi jalan provinsi, ya itu pun harus disambut dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga :  Truk Tambang Banyak yang Bandel

Ustadz Didi menekankan pentingnya bersikap bijak dalam menyikapi kebijakan pemerintah.

“Dalam tradisi kami, ada kaidah: kalau dua kebaikan tidak bisa dicapai sekaligus, maka ambillah yang paling mungkin, jangan sampai dua-duanya ditinggalkan,” pungkasnya.