NARASITODAY.COM – Suasana semarak panen raya di Desa Cibanteng, Kecamatan Leuwisadeng nyaris mendadak berubah tegang saat Bupati Bogor Rudy Susmanto hampir tersungkur di tengah sawah berlumpur.
Kejadian itu berlangsung ketika Bupati Rudy, didampingi Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi, turun langsung ke lahan persawahan untuk ikut serta panen pada bersama para petani di Desa Cibanteng, Kecamatan Leuwisadeng, Kamis (7/5/2025).
Acara yang berlangsung khidmat dan penuh keakraban itu sempat diwarnai kepanikan kecil. Saat melangkah di pematang sawah yang licin, kaki Bupati Rudy hampir terperosok ditengah keadaan tanah yang masih basah.
Saat ditanya awak media, Bupati Bogor Rudy Susmanto mengaku kejadian sempat terperosok tersebut lantaran terlalu penuh semangat dikarenakan mengingatkanya pada masa kecil dulu.
“Masa kecil melihat sawah sampai pas kedepan tanah nya basah (amblas),”kata Bupati Bogor Rudy Susmanto.
Menurut Rudy tanah yang ia injak dalam keadaan basah tersebut bertanda lahan di kabupaten Bogor subur dan Istemawa bagi pertanian.
“Istimewa jadi bukan lautan tapi kolam susu. Inilah terjadi di kabupaten Bogor. Kabupaten Bogor tanah nya subur kita dikelilingi beberapa gunung api yang ada,”ujarnya.
Disisi lain, Rudy Susmanto mengatakan panen raya pertanian padi tersebut merupakan bagian dari 100 hari kerja dan juga salah satu dukungan yang diberikan pemkab Bogor, kepada kebijakan pusat dalam hal swasembada ketahanan pangan.
“Hari ini pemerintah kabupaten Bogor mensuport segala kebijakan pemerintah pusat. Pemerintah pusat sedang gencar bagaimana swasembada pangan khususnya swasembada beras,”pungkasnya.***














