5 Zat Berbahaya di Maskara, Wajib Waspada Sebelum Membeli

0
Ilustrasi Maskara

NARASITODAY.COM – Maskara kerap menjadi senjata andalan untuk mempertegas riasan mata dan mempercantik tampilan. Namun, di balik kilau hitam pekat dan efek lentik yang memikat, tak banyak yang sadar bahwa ada sejumlah zat kimia yang sebaiknya diwaspadai dalam setiap sapuan aplikator. Bagi pecinta makeup, memahami apa saja yang terkandung di dalam maskara adalah langkah penting sebelum memutuskan membelinya.

1. Paraben
Paraben, yang kerap digunakan untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme dalam kosmetik, telah lama menjadi sorotan. Meski efektif sebagai pengawet, zat ini disebut-sebut dapat memicu iritasi kulit dan memiliki potensi mengganggu sistem hormon. Beberapa penelitian bahkan mengaitkan penggunaan paraben jangka panjang dengan peningkatan risiko kanker payudara, meskipun masih terus diteliti lebih lanjut.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Pimpin Dukungan Penuh untuk Pembangunan Koperasi Desa di Bogor

2. Formaldehida
Zat ini lebih dikenal dalam dunia industri sebagai formalin, dan sayangnya, kerap digunakan dalam produk maskara untuk menjaga kesegaran dan mencegah kontaminasi bakteri.

Namun, paparan formaldehida terutama di area sensitif seperti mata dapat menimbulkan iritasi, memperburuk masalah pernapasan, dan berisiko bersifat karsinogenik dalam jangka panjang.

3. Benzalkonium Klorida (BAK)
Sebagai zat antimikroba, BAK sering hadir secara diam-diam dalam produk kosmetik mata. Meski tujuannya baik, penggunaan terus-menerus dapat berdampak sebaliknya merusak sel-sel mata, memicu iritasi, dan berpotensi menyebabkan kerusakan jaringan jika tidak diawasi.

Baca Juga :  Atasi Kulit Kepala Kering dan Bersisik dengan 5 Tips Ampuh Berikut

4. Pewarna Tar Batubara
Pewarna dari turunan tar batubara biasanya ditambahkan untuk memberikan kesan hitam yang intens pada maskara. Sayangnya, zat ini bisa memicu reaksi alergi dan menyebabkan mata memerah, gatal, atau iritasi pada sebagian pengguna. Di beberapa negara, pewarna jenis ini bahkan telah dibatasi penggunaannya dalam produk kecantikan.

5. Propilen Glikol
Sebagai humektan, propilen glikol berperan menjaga kelembapan maskara agar tidak cepat mengering. Namun, kontak langsung dengan kulit atau mata dapat memicu iritasi, dan dalam penggunaan berlebihan berisiko mengganggu fungsi organ seperti hati dan ginjal.

Baca Juga :  Kulit Berubah? Cek 5 Sinyal Kolesterol Tinggi yang Mungkin Kamu Abaikan

Menggunakan maskara boleh saja, tetapi mengenali bahan-bahan yang terkandung di dalamnya adalah bentuk kepedulian terhadap kesehatan diri. Sebab, apa yang kita aplikasikan ke wajah terutama di area mata yang sensiti seharusnya tak hanya mempercantik, tapi juga aman.

Sebelum menjatuhkan pilihan pada produk tertentu, biasakan membaca label dan mencari tahu lebih lanjut soal komposisi di baliknya. Sebab dalam dunia kecantikan, yang terlihat memukau belum tentu bebas risiko.***