NARASITODAY.COM – Setelah mendominasi divisi ringan UFC, Islam Makhachev kini menatap horizon yang lebih luas. Petarung asal Dagestan ini tak lagi menyembunyikan ambisinya: ia ingin mencetak sejarah sebagai juara ganda mengawinkan sabuk kelas ringan dengan gelar kelas welter.
Langkah besar ini semakin terbuka lebar setelah Jack Della Maddalena, petarung asal Australia, berhasil merebut sabuk juara kelas welter UFC dari tangan Belal Muhammad pada Minggu (11/5).
Kemenangan Jack tak hanya mengubah peta persaingan di kelas welter, tapi juga membuka jalan bagi Makhachev, yang sebelumnya enggan naik divisi karena alasan persahabatan.
Dalam laporan ESPN, terungkap bahwa Islam Makhachev sebelumnya menahan niatnya menjadi juara dua divisi karena Belal Muhammad adalah temannya. Namun kini, situasinya berubah drastis. Sabuk juara bukan lagi berada di tangan sahabat, melainkan di tangan pesaing.
Dan Makhachev pun menyatakan tekadnya secara terbuka “Saatnya untuk menjadi double champion,” tulisnya tegas di akun X (Twitter) pribadinya.
Ambisi ini pun tak luput dari perhatian sang juara baru. Jack Della Maddalena, yang kini menjadi magnet perhatian publik UFC, mengaku siap menyambut tantangan dari petarung Dagestan itu.
“Jelas, untuk Islam, apa yang telah dilakukannya, saya pikir dia pantas mendapat kesempatan jika dia ingin maju,” ujar Jack, menanggapi peluang duel besar tersebut.
“Kita nantikan keputusan UFC nanti,” tambahnya.
Menyusul Jejak Para Raja Ganda UFC
Jika duel ini disetujui UFC, Makhachev berpeluang menyusul jejak sembilan nama legendaris yang pernah menyandang gelar juara di dua divisi berbeda di antaranya Conor McGregor, Daniel Cormier, Amanda Nunes, Jon Jones, hingga Alex Pereira dan Georges St-Pierre.
Namun hingga saat ini, UFC belum mengumumkan tanggal resmi pertarungan antara Islam Makhachev dan Jack Della Maddalena. Meski begitu, tensi dan antisipasi publik terus meningkat, terlebih melihat rekor dan reputasi kedua petarung.
Islam Makhachev bukan hanya ingin menang. Ia ingin mengukir sejarah. Dan jika rencana ini terwujud, maka satu lagi halaman penting akan tertulis dalam buku besar UFC.***














