Beckham Putra dan Suci Wulandari, Bukti Bahwa Kesuksesan Butuh Perjuangan dan Tekad

0
Suci Wulandari

NARASITODAY.COM – Tak ada sukses yang datang dalam sekejap. Di balik medali yang kini menggantung di leher para atlet nasional, tersimpan kisah jatuh bangun, cedera yang tak kunjung sembuh, dan keyakinan yang nyaris padam. Namun justru dari sanalah, kemenangan dilahirkan.

Beckham Putra, gelandang muda Persib Bandung, adalah satu dari sekian wajah muda Indonesia yang kini bersinar terang. Tapi siapa sangka, kesuksesan yang ia nikmati bersama klubnya dan Timnas Indonesia berakar dari perjuangan panjang sejak usia dini, dimulai dari kelompok usia di akademi Persib.

Tahun 2023 menjadi titik penting dalam kariernya. Bersama Timnas Indonesia, Beckham turut membawa pulang medali emas SEA Games. Namun, di balik sorak sorai kemenangan itu, ada kisah luka yang ia simpan rapat-rapat.

Baca Juga :  Dari Proliga ke Pelatnas, Atlet Voli Putri RI Siap Tunjukkan Kualitas di SEA V League

“Saya ingat betul jelang pertandingan saya sempat cedera, namun saya paksakan untuk tetap berjuang, fisioterapi sebelum dan sesudah berlatih saya lewati, sampai akhirnya jerih payah membuahkan hasil, pulang bisa bawa emas,” katanya penuh keyakinan.

Bangkit dari Keterpurukan, Suci Temukan Arah Lewat Tekad

Di arena yang berbeda, Suci Wulandari Jambak, atlet pencak silat asal Sumatra Barat, menjalani perjalanan yang tak kalah dramatis. Kekalahan demi kekalahan pernah membuatnya ragu apakah dunia olahraga masih layak diperjuangkan.

Baca Juga :  Timnas U-23 Tahan Imbang Mali 2-2, Rafael Struick Optimis Tatap Emas SEA Games 2025

Ia sempat tersingkir dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON), bahkan gagal berulang kali dalam seleksi nasional. Kondisi itu membawanya pada titik terendah berhenti berlatih selama satu bulan penuh.

“Saat itu saya kecewa dengan diri saya, sampai berhenti latihan satu bulan. Namun setelahnya saya berpikir, tidak mau gagal begitu saja. Jadi saya mulai latihan lagi, walau tanpa tujuan yang penting saya latihan,” ujar Suci, perempuan kelahiran Desember 1994 ini.

Namun dari latihan yang dilakukannya tanpa target itu, pelan-pelan jalan menuju podium mulai terbuka. Kerja keras dan konsistensi yang ia bangun dari nol kembali berbuah manis: medali emas SEA Games Manila berhasil ia raih.

Baca Juga :  Format Baru Polytron Superliga Junior 2025 Tambah Semarak dengan Kategori U-13 dan U-15

Kampanye Inspiratif dari Arena Lapangan ke Kehidupan Sehari-Hari

Cerita Beckham dan Suci kini menjadi bagian dari kampanye inspiratif bertajuk #GiveItAll bersama merek olahraga lokal Ortuseight. Pesan utamanya sederhana, namun dalam: keberhasilan adalah buah dari totalitas.

Melalui kampanye ini, para atlet berbagi bukan hanya kemenangan mereka, tetapi juga luka dan keraguan yang pernah menghampiri. Sebuah refleksi bahwa di balik setiap langkah di lapangan, ada keyakinan yang terus diperjuangkan.

Dan bagi siapa pun yang tengah merasa gagal, kisah-kisah ini adalah pengingat: jangan menyerah sebelum benar-benar bertarung habis-habisan.***