NARASITODAY.COM, NEW JERSEY – Tim nasional Spanyol menutup perjalanan gemilang di Piala Dunia 2026 dengan mengalahkan Argentina pada laga final, Minggu (19/7/2026). Kemenangan itu tidak hanya mengantarkan La Furia Roja meraih trofi juara dunia, tetapi juga hadiah uang sebesar US$51 juta atau sekitar Rp918 miliar dari FIFA.
Mengutip laporan CNBC International, Senin (20/7/2026), Argentina yang finis sebagai runner-up memperoleh hadiah US$34 juta atau sekitar Rp612 miliar. Sementara Inggris sebagai peringkat ketiga menerima US$30 juta (Rp540 miliar), sedangkan Prancis yang berada di posisi keempat mendapatkan US$28 juta (Rp504 miliar).
Besaran hadiah tersebut merupakan bagian dari total dana senilai US$871 juta atau sekitar Rp15,67 triliun yang dialokasikan FIFA kepada seluruh peserta Piala Dunia 2026. Nilai tersebut menjadi yang terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan turnamen setelah FIFA memperluas total hadiah untuk 48 negara peserta.
Peningkatan hadiah itu dilakukan setelah FIFA menambahkan lebih dari US$100 juta pada April lalu. Penambahan anggaran tersebut merupakan respons atas permintaan sejumlah federasi sepak bola, khususnya dari Eropa, yang menilai biaya mengikuti turnamen di tiga negara tuan rumah jauh lebih besar dibanding edisi sebelumnya.
Dalam skema pembagiannya, FIFA memberikan dua jenis pembayaran kepada setiap federasi peserta, yakni hadiah berdasarkan pencapaian di turnamen dan dana untuk mendukung persiapan tim sebelum kompetisi dimulai.
Seluruh 48 negara peserta dipastikan menerima sedikitnya US$12,5 juta atau sekitar Rp225 miliar. Nilai tersebut terdiri atas US$10 juta sebagai bonus partisipasi hingga fase grup dan US$2,5 juta untuk biaya pelatihan serta persiapan pra-turnamen. Pembayaran di muka ini diterapkan FIFA untuk mengurangi potensi perselisihan mengenai pembagian bonus antara pemain dan federasi yang pernah terjadi pada sejumlah edisi sebelumnya.
Berikut rincian hadiah yang diterima peserta berdasarkan capaian di Piala Dunia 2026:
- Juara (Spanyol): US$51 juta (Rp918 miliar)
- Runner-up (Argentina): US$34 juta (Rp612 miliar)
- Peringkat ketiga (Inggris): US$30 juta (Rp540 miliar)
- Peringkat keempat (Prancis): US$28 juta (Rp504 miliar)
- Perempat final (peringkat 5–8): masing-masing US$20 juta (Rp360 miliar)
- Babak 16 besar (peringkat 9–16): masing-masing US$16 juta (Rp288 miliar)
- Babak 32 besar (peringkat 17–32): masing-masing US$12 juta (Rp216 miliar)
- Fase grup (peringkat 33–48): masing-masing US$10 juta (Rp180 miliar)
Kenaikan nilai hadiah sebelumnya menjadi perhatian sejumlah federasi sepak bola Eropa. Mereka menilai struktur hadiah yang semula disiapkan FIFA belum mampu menutup biaya operasional selama turnamen, terutama karena penyelenggaraan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Selain tingginya biaya perjalanan dan akomodasi, tim yang bertanding di Amerika Serikat juga menghadapi kewajiban pajak tertentu yang tidak berlaku di Kanada maupun Meksiko.
“Selama beberapa bulan, saya telah menarik perhatian Presiden FIFA Gianni Infantino mengenai tim Piala Dunia yang tidak dihargai secara layak, dibandingkan dengan apa yang diterima pemenang Piala Dunia Antarklub Chelsea satu tahun lalu,” kata Presiden Federasi Sepak Bola Prancis, Philippe Diallo, saat diwawancarai harian olahraga L’Equipe.
Selain hadiah uang, FIFA juga menanggung sejumlah kebutuhan operasional setiap peserta. Fasilitas tersebut meliputi tiket penerbangan pulang-pergi kelas bisnis menuju lokasi turnamen, biaya hotel, konsumsi, serta transportasi domestik bagi delegasi yang berjumlah maksimal 50 orang, termasuk pemain dan ofisial.
Di sisi lain, federasi masing-masing negara tetap bertanggung jawab atas penyediaan asuransi pemain yang mencakup cedera, kecelakaan, penyakit, dan perjalanan, serta menanggung biaya akomodasi tambahan di luar kuota yang ditetapkan FIFA.
Adapun trofi yang diangkat Spanyol saat seremoni juara bukan merupakan trofi asli Piala Dunia. Sesuai regulasi FIFA, negara pemenang hanya menerima replika trofi berlapis emas sebagai kenang-kenangan, sementara trofi asli tetap menjadi milik FIFA.
Seluruh hadiah uang Piala Dunia disalurkan langsung ke rekening federasi sepak bola masing-masing negara. Mekanisme pembagian bonus kepada pemain selanjutnya menjadi kewenangan federasi sesuai kebijakan internal yang berlaku.***
Editor : Alysa
Sumber : cnbcindonesia.com














