Dari Dokter Kecantikan Jadi Mualaf, Richard Lee Tunjukkan Komitmen Sosial Lewat Berkurban

0
Richard Lee

NARASITODAY.COM – Tahun ini, momen Iduladha akan terasa sangat berbeda bagi dr. Richard Lee. Bukan hanya karena ia kembali menjalankan tradisi tahunan berkurban, tapi juga karena ini menjadi kali pertama ia menjalaninya secara terbuka sebagai seorang muslim.

Dalam pertemuan media di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (12/5/2025), dokter kecantikan yang juga dikenal aktif di media sosial ini membagikan rencananya untuk berkurban, bekerja sama dengan sahabat sekaligus pendakwah, Ustaz Derry Sulaiman.

“Sudah pesan (hewan kurban) dengan Ustaz Derry Sulaiman, mudah-mudahan nanti bisa dieksekusi,” ujarnya penuh harap.

Baca Juga :  5 Pantangan bagi Orang Berkurban yang Wajib Diketahui Umat Muslim

Berkurban Jadi Rutinitas Tahunan Klinik
Bagi Richard, ibadah kurban bukan hal baru. Sejak beberapa tahun terakhir, 27 klinik kecantikan miliknya rutin menyalurkan hewan kurban. Meski dilakukan di balik layar, program ini sudah menjadi bagian dari nilai-nilai sosial yang ia tanamkan dalam bisnisnya.

“Sebenarnya setiap tahun itu 27 klinik aku itu selalu kurban, masing-masing klinik itu 2 ekor kambing, dan aku pribadi biasanya sapi,” jelas pria asal Medan ini.

Namun tahun ini terasa lebih personal dan istimewa. Setelah resmi memeluk Islam, Richard merasakan pengalaman spiritual yang lebih dalam saat menyiapkan kurban.

Baca Juga :  Sosok-Sosok yang Membimbing Ruben Onsu Dalam Perjalanan Mualafnya

“Tapi tahun ini lebih spesial ya, lebih terlihat, karena orang kan tahun lalu nggak tahu aku sudah muslim. Jadi tahun ini lebih spesial karena aku menunjukkan diri,” bebernya, dengan raut tenang namun penuh makna.

Bangun Masjid dan Hadir Langsung di Lokasi Kurban
Bukan hanya ingin berbagi, Richard juga menyatakan komitmennya untuk lebih aktif terlibat dalam proses pelaksanaan kurban. Ia bahkan tengah mencari masjid yang tepat untuk menjadi lokasi penyembelihan hewan kurbannya, sekaligus bagian dari program pribadinya: membangun masjid.

Baca Juga :  Pentingnya Arsip Keluarga, Dinas Arsip dan Perpustakaan Bogor Gelar Pelatihan Praktis untuk Warga

“Aku juga lagi program bangun masjid, jadi aku pengin mengabulkan permintaan aku sendiri. Aku lagi sortir beberapa masjid untuk melakukan kurban di sana,” tuturnya.

Bagi Richard Lee, perjalanan spiritual ini adalah babak baru yang ia jalani dengan penuh kesadaran. Dari seorang dokter, pebisnis, hingga kini seorang mualaf yang ingin lebih banyak memberi. Momen Iduladha tahun ini, bukan hanya tentang berkurban hewan tetapi tentang mempersembahkan diri dan keyakinan, dalam wujud paling tulus.