NARASITODAY.COM – Malam itu sunyi di Sungai SP 3, Distrik Klamono, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Empat pemuda datang dengan harapan sederhana menikmati waktu bersama sambil memancing. Namun, Selasa (13/5/2025) pukul 21.00 WIT itu, berubah menjadi malam penuh kepanikan dan duka.
Salah satu dari mereka, Mulyono (23), tak pernah kembali. Ia diduga kuat diterkam buaya saat sedang memancing bersama teman-temannya. Sejak kejadian itu, pencarian intensif dilakukan, tapi hingga Kamis (15/5), Mulyono belum ditemukan.
“Iya benar, kita ada terima laporan mengenai warga Klamono diterkam buaya saat memancing. Ini tadi kita masih koordinasi dengan BKSDA dan tim sudah di lapangan,” ujar Kepala Kantor SAR Sorong, Monce Brury.
Menurut keterangan dari para saksi yang juga rekan korban buaya tersebut sempat terlihat membawa tubuh Mulyono menjauh ke dalam arus sungai. Mereka bahkan mencoba mengejar dan sempat melihat makhluk ganas itu kembali muncul di permukaan.
“Tadi malam itu setelah kejadian, ketiganya sempat balik, mereka ketemu buaya itu lagi sedang membawa korban ini. Sudah dikejar, mungkin ditembak, tapi buaya terlepas dan lari. Jadi sampai saat ini juga belum ditemukan korban,” cerita Monce.
Kini, Sungai SP 3 yang sebelumnya menjadi tempat warga mencari ikan berubah menjadi zona pencarian yang penuh kewaspadaan. Tim SAR Sorong dikerahkan, menyisir area sungai dengan penuh kehati-hatian karena mereka tahu, sungai itu adalah wilayah alami bagi predator yang telah menghilangkan nyawa Mulyono.
Upaya pencarian bukan perkara mudah. Sungai yang tenang di permukaan menyimpan bahaya di bawahnya. “Kami tetap lakukan evakuasi dengan sangat hati-hati, mengingat ini memang habitat buaya,” imbuh Monce.
Mulyono bukan hanya korban dari insiden tragis, tapi juga pengingat bahwa kehidupan di kawasan alami seperti Papua Barat Daya menyimpan risiko yang nyata. Di tengah upaya pencarian yang terus berlangsung, keluarga dan kerabat Mulyono hanya bisa berharap jika bukan keselamatan, maka setidaknya kejelasan atas nasib pemuda itu.***














