NARASITODAY.COM – Presiden Prabowo Subianto menyatakan keprihatinannya terhadap meningkatnya konflik antarnegara di berbagai belahan dunia. Ia menyinggung eskalasi ketegangan global, termasuk pecahnya perang antara Israel dan Iran yang melibatkan Amerika Serikat.
Meski situasi dunia tengah memanas, Prabowo menekankan bahwa kawasan Asia Tenggara tetap menjadi wilayah yang stabil dan damai, menjadikannya tempat yang ideal bagi investor untuk menanamkan modal.
“Di tengah dunia penuh konflik, kawasan kita penuh perdamaian,” ujar Prabowo saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan proyek Ekosistem Baterai EV di Karawang, Jawa Barat, Minggu (29/6/2025).
Ia menegaskan bahwa perdamaian merupakan fondasi utama untuk mencapai kesejahteraan rakyat. Karena itu, Indonesia terus mengedepankan hubungan baik dan kerja sama dengan berbagai pihak.
“Indonesia selalu memilih kerja sama, selalu memilih kolaborasi, selalu memilih jalan tengah. Selalu memilih persahabatan di atas permusuhan,” katanya.
Prabowo juga mengutip filosofi yang ia ambil dari Tiongkok untuk menggambarkan pendekatan Indonesia dalam hubungan luar negeri. “Seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak. Ini filosofi Tiongkok yang saya ambil alih,” tambahnya.
Sebelumnya, melalui Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Presiden Prabowo mengecam keras setiap bentuk agresi militer terhadap negara lain. Ia mendorong agar setiap konflik segera diredakan melalui gencatan senjata, serta diselesaikan lewat jalur diplomatik dan hukum internasional.***














