Genangan Air di Jakarta Mulai Surut, Namun Waspada Banjir Masih Membayangi

0
Ilustrasi banjir

NARASITODAY.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengeluarkan peringatan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kenaikan tinggi muka air, khususnya bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir seperti bantaran sungai, wilayah pesisir, dan kawasan rawan genangan.

“Jika terjadi kondisi darurat, ikuti instruksi dan informasi resmi dari pemerintah daerah setempat. Masyarakat juga disarankan menyiapkan tas siaga bencana yang berisi kebutuhan pokok, dokumen penting, serta perlengkapan darurat lainnya,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan resmi, dikutip Senin (7/7/2025).

Peringatan ini disampaikan menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu (5/7/2025), yang menyebabkan banjir dan memaksa ratusan warga mengungsi. Akibat curah hujan tinggi dan pasang air laut di pesisir utara Jakarta, sejumlah pintu air dan pos pantau mengalami peningkatan status siaga.

Baca Juga :  Bukan Hanya Bencana, BPBD Juga Tanggap Masalah Remaja yang Kehilangan Kunci

Status Pintu Air dan Pos Pantau:

  • Pintu Air Pasar Ikan: Siaga 2 (Sabtu, 14.00 WIB)
  • Bendung Katulampa: Siaga 3 (Sabtu, 17.00 WIB)
  • Pos Depok: Siaga 3 (Sabtu, 21.00 WIB), naik ke Siaga 2 (22.00 WIB)
  • Pos Pantau Sunter Hulu: Siaga 3 (Minggu, 01.00 WIB)
  • Pos Pantau Pesanggrahan: Siaga 3 (Minggu, 03.00 WIB)
  • Pintu Air Karet: Siaga 3 (Minggu, 11.00 WIB)

Menurut Abdul, sebanyak 50 Rukun Tetangga (RT) di wilayah DKI Jakarta terdampak banjir.

“Adapun wilayah terdampak di Jakarta Selatan mencakup 20 RT yang tersebar di Kelurahan Tanjung Barat, Pengadegan, Rawa Jati, Pejaten Timur, Kebon Baru, dan Manggarai. Sedangkan 30 RT lainnya berada di Jakarta Timur, meliputi Kelurahan Bidara Cina, Kampung Melayu, Bale Kambang, Cawang, dan Cililitan. Ketinggian muka air bervariasi antara 40 hingga 270 cm,” bebernya.

Baca Juga :  5 Barang Imlek yang Multifungsi dan Bisa Menemani Aktivitas Sehari-hari Sepanjang Tahun

Meski demikian, genangan air dilaporkan mulai surut di beberapa wilayah seperti Gedong, Tanjung Barat, dan Kebon Baru.

Data Pengungsi dan Penanganan

BPBD DKI Jakarta mencatat sebanyak 371 jiwa atau 105 Kepala Keluarga (KK) mengungsi ke sejumlah lokasi, antara lain:

  • Aula Kantor Kelurahan Bidara Cina
  • RPTRA Bidara Cina
  • Masjid Jami Al Abror (137 jiwa)
  • Masjid Jami Ittihadul Ikhwan (74 jiwa)
  • SDN 01/02 Kampung Melayu (119 jiwa)
  • Masjid Al-Hawi Cililitan (11 jiwa)
  • Mushala Al-Ishlah Kampus Binawan Cawang (30 jiwa)
Baca Juga :  BMKG Prediksi Hujan Ringan Menyambut Mudik Lebaran 2025

BPBD DKI Jakarta bersama unsur terkait mengerahkan personel untuk memantau perkembangan genangan, menyedot air, memantau fungsi tali-tali air, serta mendistribusikan bantuan kebutuhan dasar bagi para pengungsi,” jelas Abdul.

Ia juga mengingatkan bahwa potensi hujan masih tinggi.

“Berdasarkan prakiraan cuaca dari instansi terkait untuk periode Minggu (6/7/2025) hingga Senin (7/7/2025), wilayah Jakarta masih didominasi oleh hujan sedang hingga lebat,” ujarnya.

Update Tinggi Muka Air (Minggu, 6 Juli 2025, pukul 23.00 WIB):

  • Siaga 1 (Bahaya): Angke Hulu, Sunter Hulu
  • Siaga 2 (Siaga): Karet, Pasar Ikan
  • Siaga 3 (Waspada): Manggarai
  • Siaga 4 (Normal): Katulampa, Depok, Krukut Hulu, Pesanggrahan, Waduk Pluit, Cipinang Hulu, Pulo Gadung.***