
NARASITODAY.COM, BOGOR- Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Senin (4/5) sore, memicu serangkaian bencana alam di tujuh desa. Banjir, longsor, pohon tumbang, hingga rumah warga roboh terjadi hampir bersamaan sekitar pukul 15.30 WIB.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerusakan infrastruktur dan dampak terhadap permukiman warga cukup signifikan.
Staf Pemberdayaan Masyarakat (PM) Kecamatan Dramaga, Edi Supardi, menyampaikan bahwa bencana tersebar di sejumlah wilayah, yakni Desa Ciherang, Sukawening, Petir, Purwasari, Neglasari, Sinarsari, dan Dramaga.
“Tim dari kecamatan bersama Satpol PP dan pemerintah desa langsung turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan dan pendataan,” ujar Edi.
Dari hasil pendataan sementara, banjir akibat meluapnya aliran sungai dilaporkan terjadi di Desa Ciherang dan Desa Dramaga. Sementara itu, kerusakan bangunan berupa tembok rumah roboh ditemukan di Desa Purwasari dan Sinarsari.
Di Desa Neglasari, akses jalan lingkungan (jaling) terdampak longsor. Adapun pohon tumbang dilaporkan terjadi di wilayah Desa Ciherang, yang langsung ditangani oleh tim pemadam kebakaran (Damkar) Ciomas bersama unsur Muspika setempat.
Tak hanya itu, longsor juga berdampak pada fasilitas pendidikan. Tembok Sekolah Dasar Negeri (SDN) Situ Kaum dilaporkan tertimpa material longsoran, sehingga memerlukan penanganan lanjutan.
Pemerintah kecamatan bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan darurat berupa terpal dan logistik bagi warga terdampak.
Laporan kejadian juga telah disampaikan kepada Bupati Bogor serta dinas terkait guna penanganan lebih lanjut.
Wartawan : Andreas













