NARASITODAY.COM, HANOI – Pemerintah Vietnam mulai mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk menghemat penggunaan listrik menyusul lonjakan konsumsi energi yang mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah. Peningkatan kebutuhan listrik dipicu oleh gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di negara tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Perusahaan listrik milik negara, Vietnam Electricity (EVN), mengajak seluruh pelanggan, baik rumah tangga maupun sektor bisnis, menggunakan listrik secara lebih bijak guna mengurangi tekanan terhadap sistem kelistrikan nasional yang saat ini menghadapi beban sangat tinggi.
“Penggunaan listrik secara efisien dan efektif tidak hanya membantu mengurangi biaya listrik tetapi juga mengurangi tekanan pada jaringan listrik nasional,” kata EVN dalam pernyataannya pada Kamis (26/6/2026), seperti dikutip Reuters.
Menurut badan meteorologi nasional Vietnam, suhu udara di sejumlah wilayah diperkirakan melampaui 40 derajat Celcius. Kondisi cuaca yang sangat panas mendorong masyarakat meningkatkan penggunaan pendingin ruangan dan berbagai perangkat elektronik, sehingga konsumsi listrik melonjak tajam.
EVN mencatat beban puncak listrik nasional mencapai 58,46 gigawatt pada Rabu, sekaligus menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah sistem kelistrikan Vietnam.
Untuk menjaga kestabilan pasokan listrik, perusahaan mengimbau masyarakat mengatur suhu pendingin ruangan tidak lebih rendah dari 26 derajat Celcius. Selain itu, warga juga dianjurkan memanfaatkan pencahayaan alami dan sirkulasi udara alami guna mengurangi penggunaan energi listrik di siang hari.
Di tengah tingginya kebutuhan listrik, pemerintah Vietnam juga mengambil langkah tambahan dengan meningkatkan impor energi listrik dari negara-negara tetangga. Sementara itu, seluruh pembangkit listrik domestik dioperasikan pada kapasitas maksimal agar kebutuhan masyarakat dan dunia usaha tetap terpenuhi.
EVN menyatakan berbagai langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi risiko gangguan pasokan listrik selama periode cuaca panas ekstrem yang diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan.
Fenomena gelombang panas yang semakin sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir menjadi tantangan tersendiri bagi sektor energi Vietnam.
Selain meningkatkan konsumsi listrik secara signifikan, kondisi tersebut juga mendorong pemerintah memperkuat strategi pengelolaan pasokan energi agar sistem kelistrikan nasional tetap andal di tengah perubahan iklim dan meningkatnya kebutuhan masyarakat.***
Editor : Alysa
Sumber : cnbcindonesia.com













