Kacau! Speaker GBK ‘Nge-prank’ Pengunjung dengan Suara Tak Pantas, Ini Penjelasannya

0
GBK

NARASITODAY.COM – Suara tak senonoh yang terdengar dari speaker di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, menjadi viral di media sosial pada Minggu (13/7/2025) sore. Menanggapi insiden tersebut, Pusat Pengelolaan Komplek Gelanggang Olahraga Bung Karno (PPKGBK) menyampaikan permohonan maaf secara resmi.

Dalam pernyataan tertulisnya, PPKGBK menyatakan, “Pusat Pengelolaan Komplek Gelanggang Olahraga Bung Karno (PPKGBK) merupakan Badan Layanan Umum (BLU) yang senantiasa berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, kami menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas insiden pemutaran konten audio tidak pantas yang sempat terdengar melalui pengeras suara di kawasan publik GBK.”

Baca Juga :  5 Metode Sederhana untuk Menghilangkan Milia di Wajah dengan Cepat

Video yang beredar menunjukkan suara tidak pantas terdengar melalui speaker umum GBK yang biasanya digunakan untuk musik dan pengumuman. Suara tersebut sontak menarik perhatian pengunjung karena kontennya yang tidak lazim.

Kepala Divisi Humas, Hukum, dan Administrasi GBK, Asep Triyadi, menyampaikan bahwa berdasarkan evaluasi internal, insiden terjadi akibat kelalaian petugas dalam menyiapkan playlist dari sebuah platform musik berbayar. Playlist tersebut ternyata tidak dicek secara menyeluruh, sehingga aplikasi memutar konten audio yang tidak layak saat daftar utama selesai.

Baca Juga :  Timnas Indonesia Bersiap Hadapi Arab Saudi yang Baru Saja Tumbang dari Australia!

“Setelah satu rangkaian playlist selesai, aplikasi secara random memutar audio lain yang tidak layak untuk diputar di ruang publik, yang bukan berasal dari daftar kurasi resmi GBK,” jelas Asep.

Sebagai langkah tanggung jawab, PPKGBK telah melakukan sejumlah perbaikan:

  • Memberi teguran dan melakukan evaluasi terhadap petugas yang bertugas
  • Meninjau ulang seluruh playlist agar hanya daftar resmi yang digunakan ke depan
  • Menerapkan prosedur baru, dengan pemutaran audio terbatas pada personel terverifikasi dan dilakukan melalui media offline
Baca Juga :  5 Ciri Orang Tua yang Membesarkan Anak Demi Kepentingan Egonya Sendiri

“Kami menyadari sepenuhnya bahwa GBK adalah ruang publik yang dihormati dan digunakan oleh beragam lapisan masyarakat, termasuk anak-anak dan keluarga. Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan berkomitmen untuk memperkuat pengawasan serta kualitas pelayanan,” tutur Asep.

Ia juga menambahkan bahwa PPKGBK terus menjunjung tinggi nilai etika dan profesionalisme dalam setiap operasionalnya. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat dan akan terus berupaya menjaga GBK sebagai ruang publik yang aman dan nyaman bagi semua,” tutup Asep.***