Darurat Jangan Panik! Simpan 14 Nomor Penting Ini di Kontak HP Kamu Sekarang

0
Ilustrasi nomor darurat

NARASITODAY.COM – Pemerintah mengimbau masyarakat untuk mengetahui dan mencatat nomor-nomor darurat yang dapat dihubungi sesuai dengan situasi yang dihadapi. Meski tersedia untuk kepentingan publik, penggunaan nomor-nomor ini harus dilakukan secara bijak dan tidak disalahgunakan, karena dapat dikenakan sanksi.

Dilansir dari laman resmi Indonesiabaik, berikut daftar nomor darurat yang bisa diakses masyarakat:

Daftar Nomor Darurat Nasional

  • 112: Panggilan darurat nasional
  • 110: Kepolisian Republik Indonesia
  • 113: Pemadam kebakaran
  • 115: Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)
  • 117: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
  • 129: Posko bencana alam
  • 123: PLN (Perusahaan Listrik Negara)
  • 118/119: Layanan ambulans
  • 14080: Pertolongan di jalan tol (Jasa Marga)
  • 021-7992325: Palang Merah Indonesia (PMI)
  • 021-3925230: Komnas HAM
  • 021-31901556: Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)
  • 1500-533: Sentra Informasi Keracunan BPOM
  • 119-8: Layanan konseling SEJIWA (pencegahan bunuh diri)
Baca Juga :  Hujan dan Angin Kencang Lukai Bangunan dan Pohon di Enam Kelurahan Bogor

Isi Tas Siaga Bencana: Bekal Bertahan di Situasi Darurat

Mengutip informasi dari situs resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), masyarakat juga dianjurkan untuk menyiapkan tas siaga bencana sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat. Tas ini berfungsi untuk membantu bertahan hidup sebelum bantuan datang dan mempermudah proses evakuasi.

Baca Juga :  Satu Rumah di Leuwisadeng Bogor Rusak Parah Setelah Diterpa Angin Kencang

Berikut isi tas siaga bencana yang direkomendasikan BNPB:

  • Surat-surat penting: seperti sertifikat tanah, surat kendaraan, ijazah, akta kelahiran, dan dokumen identitas lainnya
  • Pakaian untuk tiga hari: termasuk pakaian dalam, celana panjang, jaket, selimut, handuk, jas hujan
  • Makanan ringan tahan lama: seperti mi instan, biskuit, abon, cokelat
  • Air minum: cukup untuk kebutuhan selama kurang lebih tiga hari
  • Kotak P3K: berisi obat-obatan pribadi dan umum
  • Radio atau handphone: lengkap dengan baterai cadangan, charger, atau powerbank untuk memantau informasi secara real-time
  • Perlengkapan mandi: sabun, sikat gigi, pasta gigi, sisir, cotton bud
  • Masker sekali pakai: untuk menyaring udara kotor atau tercemar
  • Peluit: sebagai alat bantu meminta pertolongan
  • Uang tunai secukupnya: untuk kebutuhan selama masa darurat
  • Alat penerangan: seperti senter, lampu kepala (headlamp), korek api, lilin
Baca Juga :  Petualangan Sadis di Bogor, Tiga Pria Ditangkap Sebagai Pelaku Pembunuhan

Dengan mengetahui nomor darurat dan menyiapkan tas siaga bencana, masyarakat diharapkan lebih siap menghadapi situasi tak terduga. Pemerintah terus mengingatkan pentingnya edukasi dan kesiapsiagaan sebagai bagian dari budaya tangguh bencana.***

Ikuti Berita : Google News
Ikuti Saluran WhatsApp: Narasitoday