NARASITODAY.COM – Kebakaran besar melanda Corniche Hypermarket di Kota al-Kut, Irak, pada Rabu malam (16/7/2025), menewaskan sedikitnya 69 orang dan menyebabkan 11 lainnya dinyatakan hilang. Informasi ini dikonfirmasi oleh otoritas kesehatan setempat dan dua sumber kepolisian kepada Reuters, Kamis (17/7/2025).
Rekaman video yang diperoleh Reuters menunjukkan bangunan pusat perbelanjaan tersebut dalam kondisi hangus dan menghitam, sementara tim penyelamat dan aparat keamanan masih melakukan pencarian korban di lokasi kejadian.
Video lain yang telah diverifikasi memperlihatkan petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke gedung yang dilalap api, sementara warga berusaha menyelamatkan diri dari atap dengan bantuan tim evakuasi.
“Kami masih memiliki jenazah yang belum berhasil dievakuasi, tertimbun di bawah reruntuhan yang terbakar,” ujar pejabat kota al-Kut, Ali al-Mayahi, kepada Reuters.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Namun, laporan awal dari kepolisian menyebutkan api pertama kali muncul di lantai yang menjual parfum dan kosmetik—produk yang sangat mudah terbakar.
“Api menyala dengan hebat dan menjebak banyak orang di dalam pusat perbelanjaan. Semua orang panik dan berusaha mati-matian mencari jalan keluar,” kata Ali Al-Zargani, warga yang tinggal di dekat lokasi dan sempat masuk ke dalam bangunan setelah api mereda.
“Saya melihat jasad-jasad hangus dari anak-anak dan perempuan tergeletak di lantai—pemandangannya benar-benar mengerikan,” lanjutnya.
Beberapa jenazah yang berhasil dikenali telah dipersiapkan untuk dimakamkan, dengan keluarga korban menangis dan berdoa di samping peti mati. Namun, menurut saksi mata Reuters, lebih dari 15 jenazah mengalami luka bakar parah dan memerlukan uji DNA untuk proses identifikasi.
Menanggapi tragedi ini, Perdana Menteri Irak Mohammed Shia al-Sudani memerintahkan investigasi menyeluruh untuk mengungkap kemungkinan kelalaian. Kantor perdana menteri juga mengumumkan hari berkabung nasional sebagai bentuk penghormatan kepada para korban.
Gubernur Provinsi Wasit, wilayah tempat kota al-Kut berada, menyatakan bahwa hasil awal penyelidikan akan diumumkan dalam waktu 48 jam. Kantor berita pemerintah INA melaporkan bahwa gugatan telah diajukan terhadap pemilik gedung dan pengelola hypermarket.
“Kami telah mengajukan gugatan terhadap pemilik gedung dan pengelola pusat perbelanjaan,” ujar gubernur seperti dikutip INA.
Tragedi ini kembali menyoroti lemahnya standar keselamatan bangunan di Irak. Sebelumnya, pada tahun 2023, lebih dari 100 orang tewas dalam kebakaran yang melanda sebuah gedung pernikahan di wilayah utara negara tersebut.***
Ikuti Berita : Google News
Ikuti Saluran WhatsApp: Narasitoday














