Pegiat Lingkungan Desak Penertiban Pembakaran Sekam Ayam di Jasinga

0
Pembakaran sekam ayam
Tumpukan sekam Aya di bahu jalan raya Jasinga di keluhkan warga. Foto (Ist).

NARASITODAY.COM, BOGOR- Warga Desa Wirajaya dan Desa Jugalajaya, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, mengeluhkan aktivitas pembakaran sekam bekas kotoran ayam di ruas Jalan Ngasuh-Cileuksa.

Selain menimbulkan asap pekat, cairan limbah berwarna cokelat kehitaman juga menggenang dan berceceran ke badan jalan.

Sekretaris Desa Wirajaya, Iwan, mengaku pernah melihat langsung aktivitas pembakaran tersebut saat menuju Kampung Haurbentes. Namun, ia belum mengetahui pemilik lahan yang digunakan untuk pembakaran.

Baca Juga :  Lima Proyek Infrastruktur Dibangun di Desa Bojongrangkas Ciampea Gunakan Dana Desa Tahap Pertama

“Apakah sudah konfirmasi apa belum, kan gitu. Coba nanti ngobrol sama Jaro (Kepala Desa),” ujarnya, Rabu (13/8/2025).

Pantauan media di lokasi tidak menemukan pihak yang dapat dimintai keterangan terkait aktivitas tersebut.

Sementara itu, warga dan pengguna jalan mengeluhkan bau menyengat dan kondisi jalan yang licin akibat tumpahan limbah cair, yang diduga berasal dari peternakan ayam.

Baca Juga :  Pelaku Curanmor di Jasinga Dilumpuhkan Korban, Satu Orang Terluka Tembak di Kaki dan Paha

Pegiat lingkungan dari Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bogor Raya, Sabilillah, menilai pembakaran sekam bekas kotoran ayam berpotensi menimbulkan polusi udara karena melepaskan partikel debu dan gas berbahaya seperti amonia.

“Kalau limbah cairnya masuk ke selokan atau sungai, itu bisa mencemari air dan memicu kematian biota, termasuk ikan,” ujarnya.

Baca Juga :  Dikepung Banjir Bandang, Warga Kampung Paku Harap Bantuan Pemerintah

Sabilillah menegaskan bahwa pembakaran terbuka tanpa pengelolaan limbah yang tepat melanggar Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Ia berharap pemerintah desa bersama pihak berwenang segera menelusuri pelaku dan mencari solusi pengolahan limbah yang lebih ramah lingkungan.***

Wartawan : Andreas