
NARASITODAY.COM, MALAYSIA – Sebuah pesawat tempur F/A-18D Hornet milik Angkatan Udara Malaysia mengalami kecelakaan serius saat lepas landas dari Bandara Sultan Ahmad Shah, Kuantan, pada Kamis malam (21/8/2025). Pesawat tersebut meledak dua kali tak lama setelah mengudara, sebagaimana terlihat dalam video yang beredar luas di media sosial.
“Kami ingin menginformasikan kepada Anda tentang kecelakaan yang melibatkan F/A-18D Hornet pada pukul 21.05 tanggal 21 Agustus,” demikian pernyataan resmi Angkatan Udara Malaysia, dikutip dari The Star, Jumat (22/8/2025).
Pihak militer menyatakan akan segera mengambil langkah-langkah penanganan dan menyampaikan informasi lanjutan terkait insiden tersebut. “Kami akan segera mengambil tindakan, dan akan memberikan informasi terbaru,” lanjut pernyataan tersebut.
Kesaksian Warga: Ledakan dan Api Terlihat dari Luar Bandara
Mazlan Abdullah (61), warga yang berada di warung makan dekat pangkalan udara, mengaku mendengar suara ledakan keras dan melihat kobaran api di area bandara.
“Setelah ledakan pertama, saya melihat api di dalam area bandara dengan asap mengepul. Orang-orang di sekitar juga mencoba melihat apa yang terjadi,” ujarnya.
Mazlan menyaksikan dua kali ledakan dan mencium bau terbakar. “Ketika saya melihat ke arah lapangan terbang, ada api. Kemudian terjadi ledakan kedua yang menyebabkan api semakin membesar dan tercium bau terbakar,” katanya.
Saksi lain, Khairul Azli Syahmie Abdul Aziz (26), yang tinggal sekitar 500 meter dari lokasi kejadian, juga mendengar suara ledakan. Awalnya ia mengira itu bagian dari latihan militer rutin.
“Ketika saya kemudian melihat di media sosial bahwa sebuah jet terlibat dalam insiden tersebut, saya tetap tidak pergi untuk melihatnya karena saya dan istri saya mengira itu hanya latihan militer,” ujarnya.
Pilot dan Kopilot Selamat, Dilarikan ke Rumah Sakit
Kepolisian Pahang memastikan bahwa dua awak pesawat selamat dan telah dibawa ke RS Tengku Ampuan Afzan untuk pemeriksaan medis.
“Polisi dapat mengonfirmasi bahwa pilot dan kopilot dalam insiden ini telah dibawa ke RS Tengku Ampuan Afzan untuk pemeriksaan,” ujar Komisaris Datuk Seri Yahaya Othman, dikutip dari Bernama.
Menurut laporan New Straits Times, dua personel militer yang terlibat adalah Mohamad Azhar Alang Kamarudin (34) dan Mohammad Izzudin Mohamad Salleh (28). Keduanya berhasil melontarkan diri dari kokpit sebelum pesawat meledak dan jatuh ke daratan.
PM Anwar Ibrahim Instruksikan Penyelidikan Menyeluruh
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, memerintahkan investigasi komprehensif untuk mengungkap penyebab kecelakaan. Ia juga menyampaikan doa untuk kesembuhan dua personel yang terluka.
“Otoritas didesak untuk melakukan penyelidikan menyeluruh guna mengidentifikasi penyebab insiden tersebut dan memastikan langkah-langkah keamanan yang tepat telah diambil,” tulis Anwar melalui akun media sosial X, dikutip Channel News Asia.
“Saya mendoakan agar kedua korban luka segera pulih dan segala hal terkait perawatan dan kesejahteraan mereka dimudahkan,” tambahnya.
Insiden Besar Pertama Sejak Jet Beroperasi
Kecelakaan ini merupakan insiden besar pertama yang melibatkan F/A-18D Hornet sejak jet tersebut mulai digunakan oleh Angkatan Udara Malaysia pada 1997. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Sebelumnya, insiden serupa pernah terjadi, termasuk pada 2003 ketika sebuah Hornet tergelincir di Bandara Internasional Kuching, serta pada 2017 dan 2019 saat jet mengalami kerusakan teknis namun berhasil mendarat dengan selamat.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com













