NARASITODAY.COM – Setelah seminggu menghilang, seorang balita bernama Akmal (2,8 tahun) asal Sampora akhirnya ditemukan tak bernyawa di aliran Sungai Cikeas, perbatasan wilayah Cibinong dan Citeureup, pada pukul 12.00 WIB siang ini.
Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh Kanit Reskrim Polsek Cibinong, AKP Yunli, di RSUD Cibinong saat dimintai keterangan oleh Bogor Today(Grup Narasitoday).
“Setelah dipastikan, memang betul itu adalah anak yang hilang pada tanggal 31 Juli 2024. Korban ditemukan oleh warga di kali Cikeas Anggada,” ujar AKP Yunli.
Sebelum penemuan jenazah, kepolisian beserta pihak terkait telah melakukan pencarian intensif, termasuk menggunakan anjing pelacak untuk menelusuri keberadaan Akmal yang sempat hilang secara misterius. Foto-foto balita tersebut juga telah disebarluaskan guna membantu pencarian.
“Ya, betul. Banyak sekali yang kami lakukan, selain dari pihak keluarga sendiri, kami dari pihak kepolisian juga menyebarkan foto-foto dan melakukan pencarian dengan anjing pelacak,” tambah AKP Yunli.
Setelah menemukan jasad balita tersebut, pihak keluarga menyatakan keikhlasan mereka atas musibah yang menimpa putra mereka. Keluarga memutuskan untuk tidak melakukan otopsi terhadap jenazah Akmal.
“Kami sudah ada kesepakatan di antara kedua pihak keluarga, tidak ada otopsi karena keluarga sudah mengikhlaskan adanya musibah ini,” jelas AKP Yunli.
Meski demikian, AKP Yunli menegaskan bahwa pihaknya akan tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa ini. Namun, prioritas saat ini adalah menyelesaikan proses pemakaman sesuai dengan permintaan keluarga.
“Penyelidikan akan tetap dilakukan, namun untuk sementara ini kami fokus pada korban dan pemakaman secepatnya sesuai permintaan keluarga,” tutupnya.
Penemuan ini membawa duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar, yang sebelumnya turut serta dalam pencarian balita yang hilang ini. Kasus ini pun menambah panjang daftar tragedi di wilayah Bogor yang diharapkan menjadi perhatian serius bagi semua pihak terkait.***














