NARASITODAY.COM – Jacaranda adalah pohon yang dikenal dengan bunga ungu cantiknya yang menawan. Selain keindahannya, pohon ini memiliki sejumlah fakta menarik dan manfaat ekologis yang jarang diketahui banyak orang. Berikut lima hal menarik tentang Jacaranda yang menjadikannya bukan hanya pohon hias biasa, tapi juga penyaring polusi yang efektif.
1. Asal-usul Jacaranda
Jacaranda berasal dari Amerika Selatan, khususnya Argentina dan Bolivia. Pohon ini tumbuh subur di iklim tropis dan subtropis dengan tinggi mencapai 7 hingga 15 meter. Kini, Jacaranda telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Australia, Afrika Selatan, dan Asia, sebagai tanaman hias yang populer.
Ciri khas Jacaranda adalah bunga-bunga ungu kebiruan yang tumbuh bergerombol di ujung ranting. Bunga ini tidak hanya cantik, tapi juga bisa bertahan hingga dua bulan, menciptakan pemandangan seperti karpet berwarna ungu yang memukau saat berguguran.
3. Biji Bersayap yang Unik
Setelah musim berbunga usai, Jacaranda menghasilkan biji dalam polong keras yang ketika matang akan pecah dan melepaskan biji-biji kecil bersayap. Sayap ini memungkinkan biji terbawa angin dan menyebar secara alami sehingga pohon ini bisa tumbuh di berbagai tempat.
4. Tahan Panas dan Kekeringan
Jacaranda merupakan tanaman yang tahan terhadap panas dan kekeringan. Akar besar yang menyebar di permukaan juga membuatnya stabil di tanah dan cocok untuk penghijauan di area dengan iklim kering.
5. Penyaring Polusi Alami
Selain mempercantik lingkungan dengan bunganya, Jacaranda juga berfungsi sebagai penyaring polusi udara yang efektif. Daunnya mampu menyerap polutan dan menghasilkan oksigen, membantu menjaga kualitas udara di area perkotaan dan sekitarnya.
Kesimpulan
Jacaranda bukan hanya sekadar pohon dengan bunga ungu yang memesona, tapi juga memiliki peran penting dalam menjaga kualitas lingkungan. Keindahan dan manfaat ekologisnya membuat pohon ini layak menjadi favorit penghijauan di berbagai kota.***
Editor : Alysa
Sumber : liputan6.com














