NARASITODAY.COM – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia memberikan pernyataan resmi terkait insiden bentrokan di wilayah perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste yang terjadi pada Senin (25/8/2025).
Dalam kejadian tersebut, seorang warga Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan mengalami luka tembak akibat kontak dengan aparat Timor Leste.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Vahd Nabyl Mulachela, menyampaikan bahwa korban telah mendapatkan penanganan medis.
“Kami bisa sampaikan bahwa korban penembakan telah dibawa ke RS untuk ditangani,” ujarnya melalui pesan singkat kepada CNBC Indonesia, Rabu, dikutip Kamis (28/8/2025).
Ia menambahkan bahwa Duta Besar RI untuk Timor Leste telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan koordinasi langsung dengan pihak-pihak terkait.
“Dubes RI Dili telah mengunjungi lokasinya, untuk berkoordinasi dengan pihak-pihak di lapangan. KBRI juga meminta klarifikasi ke pihak Kemlu Timor Leste,” tambahnya.
Bentrok terjadi di Tapal 33, Dusun Nino, Desa Inbate, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), sekitar pukul 09.00 pagi. Sebanyak 24 warga Dusun Nino terlibat bentrokan dengan tujuh personel Unidade de Patrulhamento Da Fronteira (UPF) Timor Leste yang dilengkapi senjata laras panjang.***
Editor : Alysa
Sumber : cnbcindonesia.com













