NARASITODAY.COM – Kanker kepala dan leher adalah salah satu jenis kanker yang keberadaannya semakin meningkat dan memengaruhi banyak orang di seluruh dunia.
Namun, keberadaan kanker ini tidak lepas dari beberapa faktor risiko yang dapat kita kendalikan. Berikut lima faktor risiko utama kanker kepala dan leher yang bisa dihindari untuk menurunkan peluang terkena penyakit ini.
1. Penggunaan Tembakau
Penggunaan tembakau dalam berbagai bentuk seperti merokok rokok, cerutu, pipa, hingga mengunyah tembakau merupakan faktor risiko terbesar kanker kepala dan leher.
Sekitar 70–80% kasus kanker ini berkaitan dengan penggunaan tembakau. Berhenti merokok dan menjauhi paparan asap rokok pasif sangat dianjurkan untuk mencegah risiko ini.
2. Konsumsi Alkohol Berlebihan
Minum alkohol dalam jumlah besar dan dalam jangka waktu lama meningkatkan risiko kanker kepala dan leher. Kombinasi merokok dan minum alkohol secara bersamaan secara signifikan meningkatkan risiko dibandingkan hanya salah satunya.
3. Infeksi Human Papillomavirus (HPV)
HPV adalah virus penyebab kanker orofaring (bagian tengah tenggorokan) yang menular melalui kontak seksual, termasuk seks oral. Vaksinasi HPV dan praktik seks aman merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko kanker yang berhubungan dengan virus ini.
4. Paparan Zat Berbahaya di Tempat Kerja
Orang yang bekerja di lingkungan dengan paparan bahan kimia berbahaya seperti debu kayu, formaldehida, asbes, dan nikel memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker kepala dan leher. Penggunaan alat pelindung diri dan menjaga kebersihan lingkungan kerja menjadi langkah pencegahan yang efektif.
5. Kebersihan Mulut yang Buruk
Kondisi kesehatan mulut yang buruk seperti gusi berdarah, infeksi mulut, dan penggunaan gigi palsu yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko kanker mulut. Menjaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi secara teratur dan pemeriksaan kesehatan gigi secara rutin sangat dianjurkan.
Pencegahan Efektif
Untuk mencegah kanker kepala dan leher, hindari faktor risiko di atas serta lakukan pola hidup sehat dengan nutrisi seimbang, olahraga teratur, dan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Mengenali risiko sejak dini dapat meningkatkan peluang hidup lebih sehat dan bebas dari penyakit kanker.
Editor : Alysa
Sumber : idntimes.com














