SMSI dan Bupati Indramayu Bersama Dorong Digitalisasi Tanpa Intervensi Media

0
SMSI
Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Aula Ki Tinggil Setda Indramayu, Sabtu (14/9/2025). Foto : Dok SMSI.

NARASITODAY.COM, INDRAMAYU – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menawarkan roadmap pengembangan masyarakat telematika berbasis siber online untuk mendorong transformasi digital di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Konsep ini dipaparkan dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Aula Ki Tinggil Setda Indramayu, Sabtu (14/9/2025).

Wakil Ketua Umum SMSI, Yono Hartono, menjelaskan roadmap tersebut memadukan pemberdayaan masyarakat, literasi digital, dan penguatan infrastruktur telematika berbasis siber online.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku media, dan masyarakat menjadi kunci mewujudkan ekosistem digital yang sehat, inklusif, dan produktif.

Baca Juga :  Diresmikan, Bupati Bogor Rudy Susmanto Apresiasi Dapur SPPG dan Sentra Edukasi Gizi Lanud ATS Wujud Nyata Sinergi Bangun Generasi Sehat

“Ini penting agar Indramayu bisa lebih siap menghadapi era digital,” kata Yono dalam paparannya.

Roadmap yang ditawarkan SMSI mencakup empat aspek utama. Pertama, peningkatan literasi digital masyarakat untuk mengantisipasi hoaks dan penyalahgunaan teknologi. Kedua, pengembangan ekosistem media lokal berbasis siber yang profesional dan berintegritas.

Ketiga, penguatan infrastruktur teknologi informasi di tingkat desa dan kecamatan. Keempat, kemitraan strategis antara OPD, media, dan masyarakat untuk mendukung program pemerintah daerah.

Baca Juga :  Kompak Pakai Seragam Loreng, Bupati dan Wakil Bupati Bogor Hadiri Lokakarya dan Pelantikan Pengurus KPPKBB

Yono menyebut potensi lokal Indramayu di sektor pertanian, perikanan, energi, PLTU, migas, dan UMKM dapat menyumbang 25 persen PDRB jika dikelola dengan baik melalui pendekatan digital.

Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim menyambut baik inisiatif SMSI tersebut. Ia menegaskan peran besar media dalam mempublikasikan program pembangunan daerah, namun tetap menghormati profesionalisme jurnalistik.

“Jika kami salah silahkan kritik, ada dugaan persoalan hukum silahkan laporkan saja, karena kami juga tidak ingin menyandera profesionalisme jurnalistik,” ujarnya.

Ia menegskan tidak akan menjadikan media sebagai underbow atau buzzer Pemkab Indramayu dalam menyampaikan informasi dan opini kepada masyarakat.

Baca Juga :  5 Masalah Literasi yang Sering Menghadang Gen Z di Dunia Digital

FGD ini dihadiri perwakilan OPD, akademisi, pelaku usaha, dan organisasi masyarakat sipil. Para peserta memberikan respon positif terhadap gagasan roadmap dan menilai konsep tersebut relevan dengan kebutuhan Indramayu menuju kabupaten berbasis digital.

Sebagai informasi tanbahan,  turut hadir sebagai pembicara dalam FGD adalah Akademisi dan Pemerhati Kebijakan Publik Dr. Masduki Duryat, serta Kabid Informasi dan Pelayanan Publik Diskominfo Indramayu Dedy Suprayogi yang mewakili Bupati Indramayu.***

Editor : Alysa