Harga Pakan Diduga Jadi Pemicu, Ayam Potong di Cibinong Naik Bikin Pembeli Jaga Jarak

0
ayam potong
Dua pedagang ayam potong di Pasar Cibinong tampak melayani pembeli di tengah tumpukan daging ayam, Senin (15/9/2025).Foto : dok.Bogortoday.com

NARASITODAY.COM, BOGOR – Harga ayam potong di Pasar Cibinong meroket dalam sepekan terakhir. Berdasarkan pantauan, kini harga menyentuh Rp43.000 per kilogram. Lonjakan drastis ini membuat pedagang mengeluhkan penurunan jumlah pembeli.

Priyanto, salah seorang pedagang ayam potong, mengatakan kenaikan harga berlangsung dalam waktu singkat.

“Dari harga Rp33.000 per kilogram, sekarang naik menjadi Rp43.000 per kilogram. Lumayan tinggi kenaikannya,” ujarnya, Senin (15/9/2025).

Baca Juga :  Selat Hormuz Kembali Dibuka, Pesan Tumpang Tindih Iran-AS Bayangi Optimisme Pasar Global

Menurut Priyanto, kenaikan harga telah berlangsung lebih dari sepekan, meski penyebab pastinya belum diketahui.

“Kami hanya mengikuti harga dari pemasok. Kalau naik, kami pun harus menyesuaikan,” katanya.

Dampaknya langsung terasa pada penjualan. Priyanto menyebut omzetnya turun hampir 50 persen karena pelanggan berkurang. Pria berusia 39 tahun yang sudah berjualan ayam potong hampir dua dekade itu berharap harga segera kembali stabil. Ia juga meminta perhatian pemerintah untuk mengantisipasi kondisi ini.

Baca Juga :  Uni Eropa Siap Terapkan Pajak Keuntungan Tak Terduga demi Ringankan Beban Konsumen di Tengah Lonjakan Harga Energi

“Harapannya harga bisa kembali normal, karena kami merasa keberatan sebagai pengecer,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan pedagang lain, Asqolani. Ia menyebut harga bagian dada ayam potong kini mencapai Rp39.000 per kilogram, sementara harga jual hari ini naik menjadi Rp40.000 dari sebelumnya Rp35.000. Menurutnya, kenaikan tersebut membuat daya beli anjlok hingga mendekati 80 persen.

Baca Juga :  IKN Jadi Laboratorium Birokrasi Digital Baru

“Kenaikan harga ini sudah berlangsung sekitar seminggu. Banyak pembeli yang mengeluh. Soal pasokan saya tidak tahu pasti, mungkin karena harga pakan naik,” jelas Asqolani.***

Editor : Alysa

Wartawan : Amelia Azizah

Sumber : Timetoday.id