Ekspor Gandum Rusia Lewat Laut Menurun Tajam, Laut Hitam Tetap Dominan

0
Harga gandum
Ilustrasi Biji gandum di tangan petani. Foto : Istock

NARASITODAY.COM, MOSKOW – Volume ekspor gandum Rusia melalui jalur laut mengalami penurunan signifikan pada Agustus 2025, tercatat hanya mencapai 5,3 juta ton. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 16,4% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, menurut data dari sumber industri pelayaran yang dirilis Selasa (16/9/2025).

Penurunan Musiman dan Dampaknya

Selama dua bulan pertama musim ekspor 2024–2025, total pengiriman gandum lewat laut hanya mencapai 8 juta ton, turun 26,6% dibandingkan musim sebelumnya. Padahal, ekspor melalui jalur laut sebelumnya menyumbang sekitar 90% dari total ekspor gandum Rusia.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Laut Dingin, Ini 5 Fakta Unik Laut Bering yang Jarang Diketahui

Distribusi Terminal Laut:

  • Laut Hitam Terminal utama di Laut Hitam tetap menjadi jalur dominan, meski mengalami penurunan 17,6% dengan volume ekspor sebesar 4,9 juta ton pada Agustus. “Ekspor melalui terminal Laut Hitam, yang biasanya menyumbang sekitar 90% dari pengiriman gandum Rusia lewat laut, turun 17,6% menjadi 4,9 juta ton,” ungkap laporan tersebut.
  • Laut Kaspia Pengiriman melalui jalur ini, yang sebagian besar menuju Iran, justru mengalami lonjakan signifikan sebesar 57,7%, mencapai 0,3 juta ton.
  • Laut Baltik Terminal yang melayani pasar baru di Afrika dan Amerika Latin nyaris tidak aktif sepanjang bulan Agustus.
  • Kawasan Timur Jauh Terminal di wilayah ini mengalami penurunan drastis sebesar 41,7%, hanya menyumbang 0,04 juta ton ekspor.
Baca Juga :  Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Tak Larang Nobar Film Dokumenter Pesta Babi

Faktor Penurunan

Secara keseluruhan, ekspor gandum Rusia lewat laut selama musim 2024–2025 (1 Juli 2024–30 Juni 2025) diperkirakan turun 25,4% menjadi sekitar 46 juta ton. Penurunan ini dipengaruhi oleh dua faktor utama: penerapan kuota ekspor sejak Februari 2025 dan berkurangnya hasil panen.

Baca Juga :  China Perketat Ekspor Pupuk untuk Lindungi Pasar Domestik

Situasi ini menunjukkan tekanan yang dihadapi sektor pertanian Rusia dalam menjaga stabilitas ekspor di tengah kebijakan pembatasan dan tantangan produksi.***

Editor : Alysa

Sumber : Berbagai Sumber