NARASITODAY.COM, MALANG- Senyum percaya diri terpancar dari wajah Vanya Wijaya, gadis berusia 11 tahun yang kini tengah menapaki jejak barunya di dunia duta wisata anak.
Namanya masuk dalam daftar 10 besar finalis ajang Joko Roro Cilik Kabupaten Malang 2025, sebuah kompetisi prestisius bagi generasi muda untuk menjadi wajah pariwisata dan budaya lokal.
Namun perjalanan Vanya tidak sekadar berhenti di catwalk atau sesi tanya jawab.
Ada satu agenda istimewa yang ia jalani, “Petualangan Pintar”, program pembekalan yang dirancang khusus untuk menguji mental sekaligus memperkaya wawasan finalis tentang pariwisata dan kebudayaan.
Vanya akan melewati dua sesi, yakni pada 20 dan 27 September 2025, sebelum melangkah ke panggung grand final 9 November mendatang.
“Petualangan Pintar ini momen penting buat saya, bukan hanya latihan, tapi kesempatan belajar lebih dalam soal pariwisata dan kebudayaan Malang,” tutur Vanya dengan mata berbinar, Sabtu (20/9/2025).
Berbeda dari finalis lain, Vanya punya cara unik untuk menyampaikan cinta pada daerahnya, lewat musik. Ia telah menulis dan merilis sejumlah lagu yang bercerita tentang wisata dan budaya Kabupaten Malang.
Baginya, setiap lirik adalah jembatan untuk mengenalkan kampung halamannya ke telinga banyak orang.
“Dengan lagu-lagu itu saya merasa lebih percaya diri. Saya bisa ikut memperkenalkan wisata Malang, sejalan dengan semangat Joko Roro Cilik,” ujarnya.
Di balik semangatnya, ada peran besar keluarga. Sang ayah, Denny, mengaku selalu berusaha jadi “teman sekaligus penyemangat” bagi Vanya.
“Kami ingin Vanya merasa punya rumah yang selalu mendukung, apapun jalannya,” katanya.
Tak hanya keluarga, dukungan juga datang dari Superkids Senada Digital Records.
Label ini menjadi ruang bagi Vanya untuk berkreasi sekaligus menumbuhkan kepercayaan dirinya.
Menurut produsernya, Rulli Aryanto, kerja keras Vanya benar-benar pantas diapresiasi.
“Dia pernah dihadapkan pada dua pilihan sulit, panggung di Jakarta atau ajang ini. Tapi Vanya tetap fokus, memilih, dan hasilnya bisa masuk 10 besar. Itu buah kerja keras,” ungkap Rulli.
Senada Digital Records bahkan tengah menyiapkan single terbaru Vanya yang akan dirilis November 2025.
Single tersebut mengangkat tema wisata Malang dengan video klip berlatar Pantai Balekambang, sekaligus menjadi bagian dari album terbarunya Pejuang Tangguh.
Joko Roro Cilik bukan sekadar kontes kecantikan mini. Ajang ini adalah wadah mencari pemandu wisata cilik yang ceria, kreatif, dan mampu menjadi jembatan promosi budaya Kabupaten Malang.
Vanya adalah gambaran nyata tujuan itu. Dengan modal lagu, pelatihan, serta dukungan penuh keluarga dan komunitas, ia melangkah lebih dari sekadar mengejar mahkota- tapi juga membawa pesan, bahwa anak-anak pun bisa menjadi agen perubahan dan promotor kebudayaan.
Kini, jelang grand final November mendatang, Vanya tengah berada di persimpangan manis perjalanan hidupnya.
Apakah langkah kecilnya akan berbuah prestasi besar? Waktu yang akan menjawab, namun satu hal pasti, semangat Vanya telah lebih dulu menginspirasi banyak orang.***
Editor : Andreas













