
NARASITODAY.COM, BOGOR- Kepolisian Sektor (Polsek) Nanggung, Polres Bogor, memberikan pendampingan kepada warga binaannya yang tergabung dalam paguyuban petani dari tiga desa, yakni Desa Nanggung, Cisarua, dan Curug Bitung.
Aksi tersebut digelar bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional 2025, yang jatuh. pada, Rabu (24/09/2025).
Kapolsek Nanggung, AKP Ucup Supriatna, menjelaskan bahwa pendampingan dilakukan untuk memastikan jalannya aksi berlangsung aman dan tertib.
Para petani sebelumnya berencana berangkat ke Jakarta, namun tidak jadi sehingga menyampaikan aspirasi mereka hanya di Kabupaten Bogor.

“Awalnya mereka akan berangkat ke Jakarta, tapi mereka aspirasinya disampaikan langsung kepada Bupati dan Wakil Bupati Bogor. Sebelum ke sana, mereka lebih dulu melakukan orasi di Kantor BPN,” ujar AKP Ucup, Kamis (25/9/2025).
Menurutnya, sebanyak 14 kendaraan yang terdiri dari 12 losbak dan 2 minibus digunakan warga untuk mengikuti aksi.
Aspirasi yang disampaikan berkaitan dengan kepastian hak atas tanah Hak Guna Usaha (HGU).
“Intinya, para petani ini menyampaikan aspirasi secara damai. Mereka mendukung pemerintah, sekaligus menuntut kepastian hak atas tanah HGU,” bebebrnya.
AKP Ucup menegaskan, sebagai aparat kepolisian di wilayah, pihaknya berkewajiban mengawal masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum.
Ia juga menekankan pentingnya prosedur agar aspirasi tersampaikan tanpa menimbulkan gangguan kamtibmas.
“Sebelum mereka berangkat, kami sudah memberikan himbauan di kecamatan. Harapannya, penyampaian aspirasi tetap mengikuti prosedur, tertib, dan damai,” ungkapnya.
Dengan pendampingan itu, aksi petani di Hari Tani Nasional yang tergabung di paguyuban petani wilayah kecamatan Nanggung berjalan kondusif.
“Alhamdulillah, kemarin kegiatan aksi damai dengan tertib dan kita dampingi sampai mereka pulang kembali ke Kecamatan Nanggung dengan selamat,” tutupnya.
Wartawan : Andreas













